Dua Pekan Gelar Operasi, Polresta Denpasar Berhasil Ungkap 57 Kasus

Satgas Polresta Denpasar saat menggelar Operasi Pekat II 2018. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kasus pencurian menjadi salah satu kasus yang paling menonjol di wilayah hukum Polresta Denpasar. Hal ini terungkap saat Polresta Denpasar dan Polsek jajaran menggelar Operasi Pekat Agung II 2018 dari tanggal 14 hingga 26 November 2018.

“Selama hampir dua pekan melaksanakan kegiatan, kami telah mengungkap 19 kasus pencurian dengan rincian 8 curat, 2 curas, 3 curanmor, dan 6 kasus pencurian biasa,” terang Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan saat ditemui di Mapolresta Denpasar, Rabu (28/11/2018).
Kasat menjelaskan, secara keseluruhan kasus yang telah diungkap dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) sebanyak 57 kasus dengan rincian 12 kasus narkoba, 19 miras, senjata Airsoft Gun 1 kasus, 2 kasus judi dan 4 kasus premanisme, serta 19 kasus pencurian.
Sedangkan pelaku yang diamankan ke Mapolresta Denpasar sebanyak 67 orang. Petugas juga turut mengamankan barang bukti seperti sepeda motor, handphone, sabu, ekstasi, happy five, arak, serta miras berbagai jenis.
Operasi Pekat Agung II 2018 berlangsung selama 21 hari dari tanggal 14 hingga 30 November 2018. Target kegiatan tersebut yakni memberantas penyakit masyarakat terutama kejahatan jalanan.
“Sasarannya yakni pelaku pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, peredaran dan penggunaan narkoba, miras, senjata api, senjata tajam serta praktek perjudian,” jelas Kompol Wayan Ariawan. (agw)
BACA JUGA:  Kasus Pengerusakan Barang Hotel oleh Turis Arab Saudi dan Maroko Berakhir Damai