Bayi yang Dibuang Perempuan WNA Asal Amerika Akhirnya Meninggal Dunia

Bayi malang yang dibuang oleh ibunya saat menjalani perawatan di RS Bali Mandara. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Bayi malang yang dibuang oleh ibu kandungnya, yaitu warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat di Jalan By Pass Ngurah Rai Sanur, Denpasar Selatan, akhirnya meninggal dunia.
Informasi yang diperoleh beritabalionline.com menyebutkan, bayi berusia 2,4 bulan itu meninggal saat menjalani perawatan di RS Bali Mandara Denpasar. “Saat dibawa ke sini bayi tersebut dalam keadaan kritis. Setelah beberapa jam dirawat secara intensif, bayi malang itu akhirnya meninggal,” kata sumber di lingkungan RS Bali Mandara, Selasa (20/11/2018) malam.
Kabar meninggalnya bayi dengan jenis kelamin perempuan tersebut dibenarkan oleh Direktur RS Bali Mandara dr Gede Bagus Darmayasa. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena luka di kepala akibat benturan saat dibuang ibunya.
“Bayi tersebut juga sempat mengalami dehidrasi dan sesak nafas,” kata dr Bagus saat dikonfirmasi.
Sementara itu, ibu korban bernama Nicole Joan (32) yang sempat dirawat di RS Bali Mandara juga telah dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar. Nicole dilarikan ke RS Bali Mandara dengan sejumlah luka setelah melompat dari dalam mobil.
“Setelah membuang bayi perempuannya, bule tersebut berusaha bunuh diri dengan cara meloncat dari mobil,” tutur petugas kepolisian di Mapolsek Denpasar Selatan, Selasa (20/11/2018) malam.
Saksi bernama I Made Arimbawa (47) dan I Wayan Siaja (37) menuturkan, awalnya mereka berdua menjemput korban dari tempatnya menginap di Jalan Pacekan No.13 Panestanan, Desa Sayan, Ubud, Gianyar, Senin (19/11/2018) sekitar pukul 14:00 Wita.
Bule tersebut minta diantar ke Bandara Ngurah Rai untuk pulang ke negaranya. Sampai di bandara, kedua saksi diminta menunggu korban yang tengah memboking pesawat. Namun sekitar pukul 19:00Wita, bule tersebut membatalkan pulang ke negaranya dan kembali minta diantar ke Ubud.
Di tengah perjalanan tepatnya di By Pass Ngurah Rai Pesanggaran, turis yang belum diketahui pekerjaannya ini minta agar pintu mobil dibuka. Meski mengaku heran, kedua saksi tidak bertanya dan menuruti permintaan si bule. Hingga akhirnya di Jalan By Pass Ngurah Rai tidak jauh dari Kimia Farma Sanur, ia melompat dari dalam mobil.
“Melihat korban meloncat dari mobil, kedua saksi yang duduk di depan berhenti dan menolong korban. Saksi bingung karena korban berteriak-teriak sambil berontak. Untuk menenangkan, korban dibawa ke sebuah klinik Kimia Farma. Kedua saksi kian panik karena bayi korban tidak ada di mobil,” lanjut petugas.
Di tempat berbeda, bayi korban ditemukan seorang wanita bernama Yuliana Lestari (34). Warga masyarakat yang tinggal di Jalan Danau Tempe No. 4 gang Amotama Sanur Kauh, Denpasar Selatan ini menerangkan, saat hendak pulang usai belanja bersama temannya, ia melihat seperti sebuah boneka tergeletak di tengah jalan. Ketika didekati, benda yang disangka boneka itu ternyata bayi berjenis kelamin perempuan.
“Karena kasihan saksi bersama temannya langsung membawa bayi malang tersebut ke rumah sakit Bali Mandara,” terang petugas.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya membenarkan penemuan bayi yang dibuang oleh warga negara asing. “Iya benar, dugaan sementara ibu bayi tersebut tengah mengalami depresi. Kedua korban sudah dalam perawatan dan tindakan medis di rumah sakit Bali Mandara,” jawab Kapolsek singkat. (agw)