Polda Bali Gulung Dua Pelaku Jambret Mantan Residivis

Dua pelaku jambret tampak tak berkutik saat dibekuk petugas. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Tim unit Resmob Direktorat Reserse Umum (Ditreskrimum) Polda Bali berhasil mengungkap kasus jambret sekaligus meringkus dua orang pelaku, Husen Maulana (18) dan Sairi (18). Informasi diperoleh, dua sekawan ini sudah berulangkali melakukan aksi kejahatan dan pernah mendekam di LP Kerobokan.
“Mereka pernah ditangkap Polsek Kuta dan Polresta Denpasar, di Kuta kasus jambret, di Polresta karena curanmor,” kata petugas di lapangan, Minggu (18/11/2018).
Sumber yang tergabung dalan Operasi Pekat Agung II 2018 ini melanjutkan, dibekuknya para pelaku berawal saat tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali melakukan penyelidikan terhadap pelaku jambret yang selama ini kerap beraksi di wilayah Kuta dan Kuta Selatan.
Berbekal ciri-ciri pelaku yang sudah dikantongi, petugas melakukan penyisiran di seputaran Kedonganan, Kuta Selatan lantaran diperoleh informasi para pelaku tinggal di seputaran daerah tersebut. Benar saja, saat melakukan penyanggongan keduanya melintas dengan sepeda motor.
Setelah sempat kejar-kejaran, maling kambuhan berusia belasan tahun ini berhasil dibekuk di Jalan Kedonganan gang Telaga Ayu, Kelurahan Kedoganan, Kecamatan Kuta, Badung, Sabtu (17/11/2018) sekitar pukul 05:00 Wita.
Hasil introgasi, kedua pelaku mengakui telah melakukan aksi jambret sebanyak 6 kali dengan TKP seperti di Jalan Gunung Merapi Denpasar Barat, Jalan Kargo Denpasar Barat, Jalan Merpati Denpasar Barat, Jalan By Pass Ngurah Rai tidak jauh dari lampu merah Jimbaran Kuta Selatan, Jalan Uluwatu Kuta Selatan, dan di Jalan Sunset Road Kuta.
Bukan hanya itu, pelaku juga mengaku 7 kali melakukan pencurian tabung gas 3 kilogram dibeberapa tempat seperti di Kelan Tuban, Jalan Taman Pancing, Jalan Kelan, Jalan Kedonganan, Jalan Legian, Jalan Kampung Baru Tuban, dan di Jalan Kubu Anyar, Kuta.
Dari tangan pelaku, petugas turut mengamankan satu buah handphone merk Samsung warna hitam, satu buah handphone merk Oppo, sebuah cargher handphone merk Samsung, dan sepeda motor jenis matik yang digunakan pelaku beraksi.
Dikonfirmasi terpisah, Dirkrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan membenarkan anggotanya yang tergabung dalam Operasi Pekat Agung II 2018 meringkus dua pelaku jambret yang selama ini meresahkan masyarakat.
“Modus yang dilakukan pelaku yakni membuntuti korban dengan sepeda motor, saat korbannya lengah, salah satu pelaku yang duduk di belakang menarik barang korban secara paksa. Kedua pelaku merupakan residivis kasus jambret dan curanmor,” jelas Dirkrimum. (agw)
BACA JUGA:  Polda Bali Bekuk Pelaku Eksploitasi Anak Dibawah Umur yang Dijadikan Pekerja Seks