Ketua BPD dan Perangkat Desa Diharapkan Satu Visi Jalankan Tupoksi

Pemkot Denpasar gelar Bimtek bagi Ketua BPD dan Perangkat Desa. (foto : ist)
Beritabalionline.com –¬†Pemeritah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar menggelar Bimbingan Teknis bagi Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan perangkat desa se-Kota Denpasar Jumat (16/11/2018) di ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar.
Tujuannya bimbingan teknis (Bimtek) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan bagi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan perangkat desa, serta meningkatkan kapasitas SDM Aparatur Pemerintah Desa di Kota Denpasar.
Asisten I Sekda Kota Denpasar Made Toya mengatakan, tujuan diselenggarakan Bimtek ini untuk mewujudkan sinergitas antara perangkat desa dan BPD. Sehingga kedepan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, BPD dan perangkat Desa dapat memberikn inovasi dalam mndukung pembangunan keberlanjutan di Kota Denpasar.
Selain itu , Bimtek yang diikuti 54 peserta ini juga sebagai wadah silaturahmi serta ajang informasi dan ruang sosialisasi dari beberapa perubahan regulasi terkait dengan peraturan-peraturan di Desa.
Made Toya menambahkan, Perangkat Desa dan BPD sangat penting dalam membangun desa. Sehingga diharapkan dapat menyatukan langkah, menyamakan cara pandang dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) wewenang BPD dan perangkat desa. Sebab, di dalam Pemerintahan Desa tidak hanya menjadi tanggung jawab Perbekel, namun harus ada juga pembagian tugas pokok dan fungsi tanggung jawab yang jelas.
“Oleh karena itu saya harapkan peserta betul-betul mengikuti bimtek ini sehingga nantinya mampu menerapkan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diproleh selama Bimtek. Sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang diijiwai oleh rasa ketulusan dan pengabdian yang berlandasan Tri Kaya Parisudha,” harapnya.
Sementara itu Ketua Panitia sekaligus Kabid Penataan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar Made Sumarsana menambahkan, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan penatausahaan dan administrasi desa sesuai dengan peraturan yang berlaku. (tra)
BACA JUGA:  Dari Tabanan, Bali, Keragaman dan Keharmonisan NKRI Digaungkan