Karena Sering Diolok-olok, Penjaga Villa Ngamuk Sambil Bawa Pedang

Kapolsek Denpasar Timur AKP Nyoman Karang menunjukkan pedang milik tersangka. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Seorang pria bernama I Nyoman Suardana (41) tiba-tiba mengamuk di Jalan Pucuk I nomor 69, Denpasar Timur. Sambil membawa pedang sepanjang kurang lebih 1 meter, ia berusaha mengejar korban bernama I Kadek Sudarmayasa (35).
“Sambil mengejar, tersangka juga berkali-kali mengancam korban dengan mengatakan saya bunuh kamu,” terang Kapolsek Denpasar Timur AKP Nyoman Karang di Mapolsek Denpasar Timur, Kamis (15/11/2018).
Kapolsek menerangkan, tersangka marah lantaran sering diolok-olok oleh korban. Puncaknya, tersangka yang bekerja sebagai penjaga villa ini kemudian mengambil pedang ke rumahnya dan mencari korban di Sekolah Dyatmika di seputaran Denpasar Timur, tempat korban bekerja, Jumat (9/11/2018).
Melihat tersangka datang sambil membawa senjata tajam, korban ketakutan dan menghubungi temannya bernama Putu Sudarma. Oleh Putu, korban disarankan untuk menyelamatkan diri. Korban kemudian berlari dan bersembunyi di salah satu rumah salah satu warga bernama I Ketut Sudiarta.
Lantaran tersangka terus mengamuk sambil membawa senjata tajam, warga langsung menghubungi petugas kepolisian. Beberapa saat kemudian, tersangka berhasil ditenangkan dan dibawa ke Mapolsek Denpasar Timur untuk menjalani pemeriksaan.
“Tersangka dan korban saling kenal. Dia tersinggung karena korban mengolok-oloknya. Mungkin karena terlalu sering diperlakukan seperti itu, tersangka lalu marah dan mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam,” kata Kapolsek. (agw)
BACA JUGA:  Praperadilkan Kejari, Legal Standing Pemohon Dipertanyakan