BPBD Denpasar Siap Hadapi Musim Penghujan

Beberapa pohon tumbang akibat hujan deras mengguyur Kota Denpasar, Rabu (14/11/2018) malam. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Memasuki musim penghujan dan cuca ekstrem, Pemkot Denpasar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berkordinasi dengan OPD terkait siap menghadapi musim penghujan dan cuaca ekstrem di penghujung tahun 2018.

Terkait hal itu, beragam upaya turut dilaksanakan guna meminimaliir dampak yang ditimbulkan. Mulai dari menjaga kebersihan sungai, irigasi, gorong-gorong, drainase, perompesan pohon perindang, serta menyiagakan petugas 24 jam.

Kalak BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa saat dikonfirmasi Kamis (15/11/2018) mengatakan, saat ini pihaknya telah bersiap menghadapi musim penghujan dengan melakukan berbagai upaya, salah satunya memaksimalkan Denpasar Mantap Penanggulangan Bencana (Damapancana) yang torkeneksi dengan Denpasar Mantap Kesehatan Masyarakat (Damakesmas).

 

Petugas berusaha mengatasi genangan air. (foto : ist)

“Kami mempunyai empat posko yaang siap siaga untuk melayani kegawatdaruratan di Kota Denpasar selama 24 jam.” Jelasnya.

Diakui, pihaknya tidak memungkiri bahwa dampak dari cuaca ekstrem dan musim penghujan ini menimbulkan banjir, tanah longsor dan pohon tumbang seperti yang terjadi di Jalan Raya Puputan, Renon. Di tempat ini terjadi banjir dan beberapa pohon tumbang akibat hujan mengguyur kota Denpasar pada Rabu (14/11/2018) malam.

Banjir juga terjadi di Perum Padang Indah Permai, SD N 10 Dauh Puri Kauh, SDN 11 Padangsambian Klod, SD 13 Dauh Puri, SD 14 Dauh Puri, SD 12 Dauh Puri, serta di rumah warga Jalan Hayam Wuruk yang seluruhnya telah mendapat penanganan dari BPBD Kota Denpasar dan instansi terkait lainya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, lanjut Joni Ariwibawa, pihaknya juga menyiagakan 35 orang peronel saat malam hari dan 30 personel pada siang hari guna mengatasi adanya kemungkinan kegawatdaruratan.

BACA JUGA:  Kecewa, Kader PKS Bongkar Sikap Partainya dalam Pilpres 2019

Sementara, Kabid Sumber Daya Air DPUPR Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Putra Sanjaya mengatakan, DPUPR Kota Denpasar secara rutin melaksanakan penggelontoran drainase, selain juga merivisi design eksisting saluran berupa sodetan dan membuat penampang tersusun dengan menurunkan elevasi saluran. (tra)