Wagub Cok Ace: Indian Week Pererat Hubungan Bali-India

Wagub Bali Cok Ace. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang akrab disapa Cok Ace, mendukung kegiatan “Indian Week” yang akan digelar Konsulat Jenderal India di Pulau Dewata mulai 27 November mendatang.

“Dengan kerja sama seperti ini, kami meyakini bisa mempererat hubungan antara Bali dan India,” kata Cok Ace itu saat menerima audiensi Konsulat Jenderal India untuk Bali, RO Sunil Babu, di Denpasar, Selasa (13/11/2018).

Terkait teknis kegiatan yang akan diselenggarakan, Cok Ace yang juga Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, mempersilakan pihak Konjen India untuk berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait yaitu Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata.

Mengenai permintaan gedung untuk Indian Culture Center, Wagub mengatakan akan melaporkan dulu kepada gubernur Bali, sembari mencari tempat prospektif untuk kegiatan-kegiatan kebudayaan India.

“Kedutaan Besar kami sudah menyelenggarakan Indian Week pada bulan September yang lalu, yang diikuti oleh beberapa Konjen India di Indonesia, seperti Bandung, Medan, Surbaya dan Yogyakarta,” aku Konjen Sunil Babu.

Tetapi karena Bali sedang sibuk mempersiapkan pertemuan tahunan IMF-World Bank, maka perayaan di Pulau Dewata itu ditunda. Kegiatan Indian Week akan diisi dengan seminar tentang pariwisata dan kebudayaan, festival makanan, peragaan busana serta pemutaran film India.

“Untuk seminar, kami akan menggunakan Bentara Budaya, sementara fashion show dan food festival rencananya diselenggarakan di Anvaya Hotel,” terangnya.

Sunil Babu menambahkan, pesta makanan nantinya akan menyajikan berbagai makanan India. Sementara untuk pagelaran busana, diharapkan ada kolaborasi antara pakaian adat India dan Bali.

Selain menyampaikan acara Indian Week, pihaknya juga mengundang gubernur dan wakil gubernur Bali pada acara Dipawali yang akan dilaksanakan pada 25 November mendatang.

BACA JUGA:  Dinas PU Kabupaten Brebes Belajar Tata Guna Air di Subak Jaka Kukuh, Tabanan, Bali

Ia mengatakan, memang perayaan Dipawali sudah beberapa minggu yang lalu, namun biasanya orang India merayakan dengan diam di rumah sembari introspeksi diri. “Perayaannya akan kami laksanakan 25 November mendatang,” ujarnya.

Selain itu, Sunil Babu mengharapkan Pemprov Bali bisa memfasilitasi tempat untuk pembukaan kembali “Indian Culture Center” di Pulau Dewata. *agw