Inilah Sejarah Hari Ayah di Indonesia yang Diperingati Setiap 12 November

Ikatan ayah dan anak. (foto : net)

Beritabalionline.com – Hari Ayah di Indonesia yang jatuh setiap 12 November, belumlah sepopuler Hari Ibu yang diperingati setiap 12 Desember.

Kedua momen tersebut biasanya dirayakan dengan memberikan hadiah sebagai ucapan terima kasih dan berkumpul bersama anggota keluarga lainnya.

Dilansir dari laman resminya, kemendikbud.go.id, Senin (12/11/2018), perayaan Hari Ayah berawal dari prakarsa paguyuban Satu Hati, paguyuban lintas agama dan juga budaya tahun 2006 silam, bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).

Deklarasi Hari Ayah pada 12 November 2006 digelar di Pendopo Gede Balai Kota Solo, Jawa Tengah. Namun, peringatan Hari Ayah di kancah dunia sebenarnya sudah dimulai sejak abad ke-12 di 75 negara.

Beberapa di antaranya yang merayakannya adalah Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hong Kong yang merayakan setiap pekan ke-3 di bulan Juni.

Hari Ayah di negara lain dirayakan dalam waktu yang berbeda. Serbia setiap 6 Januari, Korea Selatan pada 8 Mei, sementara di sebagian Eropa dan Timur Tengah di tanggal 19 November. (tra)

 

 

BACA JUGA:  PPTI Karangasem Latih Kader dan Sosialisasikan Penanggulangan Penyakit TBC