Bocah Umur 5 Tahun Tewas Tenggelam saat Rekreasi di Bella Kita

The Monkey Bar at Bella Kita. (foto : net)

Beritabalionline.com – Seorang bocak berumur 5 tahun bernama Putu Mahayasa tewas tenggelam saat berekreasi bersama keluarga di kolam renang The Monkey Bar at Bella Kita pada Minggu (11/11/2018).

Informasi di lapangan, Senin (12/11/2018) menyebutkan, musibah tersebut terjadi saat kolam dalam keadaan sangat ramai. Kolam yang berada di atas tebing Bukit Abah, Desa Besan, Kabupaten Klungkung itu, saat terjadi insiden yang tak diinginkan tersebut sedang dipenuhi pengunjung.

Meski sudah dilakukan pengawasan oleh pihak sekuriti setempat, Putu Mahayasa, asal Banjar Anyar, Padangsambian, Denpasar, meninggal dunia setelah tenggelam sekitar pukul 15.30. Korban diketahui tenggelam saat ibunya meminta handuk kepada staf yang bekerja di objek rekreasi wisata tersebut.
Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana yang dikonfirmasi awak media membenarkan telah terjadi peristiwa naas tersebut. Dia menuturkan, korban datang ke The Monkey Bar Bella Kita bersama 13 anggota keluarga. Ikut serta dua orang tua korban dalam rombongan yang tiba sekitar pukul 14.00 Wita.
Di lokasi, korban bersama keluarga masuk ke kolam renang yang memiliki kedalaman 40 centimeter sampai 150 centimeter. “Ibu korban meminta handuk kepada pegawai saat korban masuk ke kolam,” terangnya.

Namun sesaat kemudian, Ibu korban mendengar ada teriakan yang menyatakan ada anak kecil yang tenggelam. Ayah korban atas nama I Made Budanayasa yang merupakan anggota Polri langsung kaget bukan kepalang setelah mengetahui anak yang tenggelam tersebut merupakan anaknya.

“Pertolongan pertama sudah dilakukan seorang warga negara asing. Saat dilakukan pertolongan , dari mulut korban sempat keluar air dan makanan. Namun demikian, kondisinya korban tidak ada perubahan, akhirnya korban dilarikan ke UPT Puskesmas Dawan I oleh pegawai setempat untuk mendapat petolongan lebih intensif,” papar salah seorang karyawan setempat.

Setelah sampai di UPT Puskesmas Dawan I, korban sempat mendapat pertolongan dari tenaga medis setempat. Namun upaya untuk menyelamatkan korban sia-sia, dan akhirnya korban mengembuskan nafas terakhir. (pol/itn)