Gema “Semangat Pahlawan di Dadaku” di Gianyar

peletakan karangan bunga dan tabur bunga di TMP yang dilakukan oleh Bupati Mahayastra, Wakil DPRD I Made Togog, Sekda Made Gede Wisnu Wijaya, Dandim 1616 Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat saat Peringatan Hari Pahlawan.(Foto: yesiariska).
Beritabalionline.com – Setiap tahun pada tanggal 10 Nopember, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.
Di Kabupaten Gianyar, peringatan Hari Pahlawan dilakukan upacara Pengibaran Bendera Merah Putih serta mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik di Lapangan Astina Gianyar yang dilanjutkan dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kerta Kertya Mandala, Sabtu (10/11/2018).
Apel diikuti oleh instansi yang ada di Kabupaten Gianyar, Forkopimda, DPRD, perwira TNI dan Polri, Darma Wanita, para veteran, dan undangan lainnya.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Gianyar I Made Mahayastra, dan sebagai komandan upacara Kapten chb. I Wayan Suargita. Tema peringatan Hari Pahlawan tahun ini “Semangat Pahlawan di Dadaku”.
Tema ini  mengandung makna bahwa sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemaslahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara.
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutan yang dibacakan Bupati Mahayastra,  menekankan Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri. Sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.
Peringatan Hari Pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan. Mentransformasikan keberanian melawan penjajah, menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat ini antara lain kemiskinan. Selanjutnya transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi, menjadikan inspirasi rakyat Indonesia untuk melakukan inovasi cerdas memperkuat daya saing bangsa dalam pergaulan dunia.
Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan, pemerintah mengajak semua komponen bangsa berbuat yang terbaik bagi bangsa ini, berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Mulai dari yang dapat kita lakukan, mulai dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan ketahanan bagi bangsa dan negara.
Pada kesempatan itu juga dibacakan pesan-pesan perjuangan atau kata-kata mutiara dari para pahlawan nasional. Pembacaan dilakukan Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Gianyar, Gede Widarma Suharta. Salah satu yang dikutip adalah kata-kata dari Pattimura yang berbunyi “Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan tetapi kelak Pattimura-Pattimura muda akan bangkit”. Pesan tersebut disampaikan Pattimura saat akan dijatuhi hukuman mati pada tanggal 16 Desember 1817.
Setelah apel selesai, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di TMP yang dilakukan oleh Bupati Mahayastra, Wakil DPRD I Made Togog, Sekda Made Gede Wisnu Wijaya, Dandim  1616 Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat.
Selamat Hari Pahlawan Tahun 2018, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita. (yes)
BACA JUGA:  Bupati Suwirta Tegaskan ASN Taati Pergub Berbusana Adat Bali