Gunakan Sabu, Pedagang Keliling Dijebloskan ke Penjara

Kedua tersangka beserta barang bukti sabu diamankan di Mapolresta Denpasar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Denpasar tidak ada habis-habisnya. Beberapa hari lalu, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Denpasar kembali mengamankan dua orang pengguna sabu.

“Dua orang pengguna sabu yang diamankan masing-masing bernama Ananda (31), Sudra (55),” kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto kepada awak media di Mapolresta Denpasar, Kamis (8/11/2018).
Ananda dan Sudra dibekuk petugas di Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan. Penangkapan terhadap para tersangka yang sehari-hari menjadi buruh serabutan dan pedagang keliling ini berawal dari laporan masyarakat jika di TKP kerap dijadikan ajang transaksi narkoba.
Berbekal ciri-ciri para pelaku, anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar kemudian melakukan penyelidikan. Pada saat petugas melakukan penyanggongan, salah satu pelaku tiba-tiba melintas sehingga langsung ditangkap.
“Ketika dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti. Tersangka lalu dibawa ke tempat kosnya. Disana baru kita temukan barang bukti satu paket sabu seberat 0,11 gram yang disembunyikan di dalam kamarnya,” terang Kasat.
Kepada petugas, kedua tersangka yang dibekuk, Kamis (1/11/2018) sekitar pukul 21:00 Wita ini mengaku membeli sabu dari seseorang bernama Junet dengan cara mentransfer uang, dan sabu diambil dari sebuah tempelan.
“Mereka mengaku sudah 8 bulan memakai sabu. Keduanya dikenakan Pasal 112 (1) UU. RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara,” pungkas Kasat. (agw)
BACA JUGA:  Dua Minggu Diburu, Penganiaya Tukang Parkir dengan Stik Bisbol Dibekuk Polisi