15 Ribu Lebih Warga Gianyar Belum Melakukan Perekaman E- KTP

capil Gianyar lakukan upaya jemput bola ke lapangan untuk meminta warga yang cukup umur melakukan perekaman e-ktp.(foto: yesiariska).

Beritabalionline.com – Menjelang akhir tahun 2018 dinas kependudukan dan catatan sipil ( Disdukcapil) Gianyar semakin gencar melakukan trobosan perekaman E KTP. Dari  384.596 warga yang memenuhi syarat untuk memiliki KTP, baru 368.840 orang yang sudah melakukan perekaman. Sisanya, 15.756 orang belum melakukan perekaman. Sesui deadline, jika sampai akhir tahun 2018 warga belum tidak melakukan perekaman KTP, maka datanya akan dihilangkan sementara.

Untuk memaksimalkan perekaman, Disdukcapil melakukan usaha jemput bola dengan menyambangi berbagai tempat umum.  Seperti terlihat di pasar Gianyar Rabu (7/11). Sejak dua hari nyanggong dipasar terbesar di Gianyar itu ada 36 warga yang melakukan perekaman.

Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data, Disdukcapil Kab. Gianyar  Ni Ketut Wirati  saat ditemui disela-sela perekaman data E KTP di Pasar Umum Gianyar menyebutkan,

pelayanan langsung ke lokasi-lokasi merupakan program dari Disdukcapil Gianyar yang di kenal dengan sistem jemput bola (Sijebol). Disamping juga sesuai dengan kebijakan dari pusat untuk percepatan validasi data dimana apabila sampai akhir Desember tahun ini masyarakat belum merekam datanya akan di non aktifkan sementara.

Ketut Wirati juga menambahkan, jika datanya sampai di non aktifkan, masyarakat akan kesulitan melakukan aktivitas yang memerlukan administrasi kependudukan.

Program perekaman data ke pasar-pasar umum dan mall ini menurut Ketut Wirati, karena masih banyak masyarakat yang belum melakukan perekaman data. Berdasarkan data agregat semester 1 tahun 2018/DKB di Disdukcapil Gianyar dari bulan Januari 2017 hingga akhir bulan September 2018 jumlah penduduk yang wajib KTP sebanyak 384.596 jiwa dari total jumlah penduduk Kabupaten Gianyar sebanyak 498,357 jiwa.  Yang sudah melakukan perekaman E KTP sebanyak 368.840 jiwa dan yang belum melakukan perekaman sebanyak 15.756 jiwa.

BACA JUGA:  Politisi PDIP: Rekonsiliasi Bukan Politik "Dgang Sapi"

Untuk menyasar masyarakat yang belum melakukan perekaman inilah Disdukcapil melakukan sosialisasi ke desa-desa dan melakukan perekaman di masing-masing wilayah tersebut. Sedangkan perekaman di pasar- pasar umum ini dasar pertimbangannya adalah masih banyak pedagang yang belum perekaman karena kesibukan di pasar, begitu juga ada warga yang enggan datang ke kantor Disdukcapil karena tidak bisa baca tulis.

“Dengan sistem langsung ke lokasi ini kami bisa membantu warga yang kesulitan melakukan perekaman, sekaligus bisa juga sosialisasi pada pengunjung pasar tentang pentingnya melakukan perekaman E KTP,” jelas Ketut Wirati.

Perekaman e ktp di pasar-pasar umum dijadwalkan hari Sabtu dan Minggu pukul 6.30 Wita. Diawali di Pasar Umum Gianyar tanggal 3-4 Nopember, Pasar Blahbatuh tanggal 10-11 Nopember, Pasar Umum Sukawati tanggal 17-18 Nopember, Pasar Umum Ubud tanggal 24-25 Nopember, Pasar Umum Tegallalang tanggal 1-2 Desember, Pasar Umum Tampaksiring tanggal 8- 9 Desember, dan di Pasar Umum Payangan tanggal 15- 16 Desember.

Sedangkan di mall Hardys Gianyar perekaman dilakukan pada tanggal 22-23 Desember dan pada tanggal 30- 31 Desember perekaman dilakukan di terminal Batubulan dan Car Free Day.

Pada hari pertama di Pasar Umum Gianyar, antusias masyarakat untuk perekaman dan konsultasi cukup tinggi. Selama dua hari pelaksanaan ada 36 warga yang melakukan perekaman. Yaitu, hari pertama (6/11) terdapat 22 orang warga melakukan perekaman dan 2 orang yang cetak KTP karena rusak dan perbaikan data golongan darah. Sedangkan di hari kedua (7/11) terdapat 14 orang warga melakukan perekaman dan 14 orang warga yang melakukan permohonan cetak karena perubahan data.

“Selama dua hari pelayanan, banyak masyarakat konsultasi resah karena masa berlaku KTP mereka tertera tahun 2017, tapi sudah kami jelaskan biarpun tertera tahun 2017 tapi kalau sudah E KTP itu berlaku seumur hidup,” jelas Ketut Wirati.

BACA JUGA:  Pemkot Denpasar Dorong Mitigasi Bencana Pelestarian Cagar Budaya

Ditambahkan pula, untuk percepatan validasi data menjelang Pilres dan Pileg tahun depan, Disdukcapil Gianyar juga sudah menyasar pemilih pemula di sekolah-sekolah SMA/SMK di Kabupaten Gianyar. Ketut Wirati juga menjelaskan pihaknya juga sudah melakukan perekaman ke sekolah-sekolah pada bulan Oktober lalu. Dan data untuk pemilih pemula di kabupaten Gianyar sebanyak 7.408 jiwa. (yes)