Polisi Belum Temukan Bukti Kuryisa Pelaku Penculikan Anak

Kuryisa saat dibawa ke rumah sakit jiwa Bangli oleh petugas kepolisian (foto : ist)

Beritabalionline.com – Proses penyidikan dugaan kasus penculikan anak di bawah umur yang berlangsung di Jalan Amlapura-Singaraja, tepatnya di Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem oleh Polres Karangasem hingga kini masih berjalan.

Pasalnya, pihak kepolisian mengaku setelah sepekan melakukan penyidikan belum diperoleh bukti kuat bahwa Kuryisa (42) berniat melakukan penculikan anak.

“Kami belum mendapatkan fakta penculikan karena yang bersangkutan masih diobservasi di rumah sakit untuk pemeriksaan kejiwaan,” terang Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Losa Lusiano Araujo saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (6/11/2018) siang.

Kasat menerangkan, proses observasi belum diketahui sampai kapan karena merupakan kewenangan dari dokter rumah sakit. Setelah hasil observasi diperoleh, pihaknya baru bisa menentukan proses selanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Kuryisa menjadi bulan-bulanan massa hingga nyaris meregang nyawa lantaran berusaha membawa lari anak berusia di bawah umur berinisial NLPSE (6).

Peristiwa tersebut berlangsung di warung milik orang tua korban di jalan Amlapura Singaraja tepatnya di Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Minggu (28/10/2018) sekitar pukul 12:00 Wita.

Saat itu korban tengah berada di warung bersama ayahnya, I Made Laba (32). Ayah korban tengah tiduran sambil main handphone, sedangkan korban berada di sebelah utara dan terhalang galon air mineral. Tiba-tiba Made Laba mengaku mendengar anaknya menangis keras dan setelah dilihat bocah kelas 1 SD ini sudah digendong oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal dan hendak dibawa lari.

“Ayahnya langsung berteriak dan pelaku kemudian menurunkan korban. Pelaku yang berusaha kabur berhasil ditangkap oleh massa,” terang Kasat Reskrim.

Tanpa dikomando, masyarakat sekitar yang sudah tersulut emosi langsung menghakimi Kuryisa. Beruntung polisi yang datang ke TKP mampu meredam emosi warga dan membawa terduga pelaku penculikan ke kantor polisi. Dari tangan pria asal Cirebon ini polisi menyita uang ratusan ribu dan minyak kayu putih. *agw