Gubernur Koster Harapkan Para Lansia di Bali Kian Sejahtera

Gubernur Wayan Koster sampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Bali. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Setelah melalui pembahasan cukup alot, akhirnya Ranperda tentang Kesejahteraan Lanjut Usia (lansia) ditetapkan. Gubernur Bali Wayan Koster sangat mengapresiasi penetapan Ranperda tersebut sekaligus berharap ke depan kesejahteraan para lansia di Bali makin ditingkatkan.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna ke-16 Masa Persidangan III yang dipimpin Ketua DPRD Prov Bali I Nyoman Adi Wiryatama, di ruang sidang utama, Kantor DPRD Prov Bali, Renon, Denpasar, Selasa (6/11/2018).

Dalam sidang yang dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Sekda Prov Bali Dewa Made Indera serta segenap anggota DPRD dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali, Koster menjelaskan semakin meningkatknya jumlah lansia, maka semakin membutuhkan perhatian serta pengelolaan yang memadai dari berbagai pihak, terutama menegakkan hak dan aksebilitasnya.

Menurut Koster, dengan ditetapkannya Raperda ini sudah sejalan dengan visi Nangun Sat Kertih Loka Bali yang berkaitan dengan ‘Jana Kertih’ yaitu mewujudkan kehidupan karma Bali khususnya. Di samping itu, Raperda ini juga diharapkan bisa menjadi landasan hukum agar pertumbuhan lansia yang relatif besar dapat dikelola dengan baik.

“Ke depan saya juga ingin agar para lansia mendapatkan kartu lansia. Agar akses mereka di tempat umum seperti di RS bisa lebih mudah,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Pansus pembahasan Raperda Lansia, Nyoman Parta menyatakan bahwa Bali termasuk salah satu provinsi dengan angka lansia terbanyak setelah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Tahun 2020-2021 provinsi-provinsi tersebut memiliki jumlah Lansia lebih dari 10%. “Menariknya Bali tahun 2018 jumlah lansianya sudah mencapai 10,5% lebih awal dari prediksi,” kata Parta, seraya menyebutkan di Bali ada sekitar 31 ribu lansia.

BACA JUGA:  Rayakan Hari Jadi, Pemprov Bali Gelar Lomba Ogoh-ogoh Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

Politisi asal Guwang, Sukawati, Gianyar ini menambahkan, poin penting yang berkaitan dengan kesejahteraan Lansia adalah dilibatkannya Desa Adat dan Dinas dalam mengatur serta dalam usaha mensejahterakan para Lansia.

Di samping itu dalam Raperda ini juga mengatur tentang Pelayanan Kesempatan Kerja, dimana para Lansia diberikan peluang untuk medayagunakan pengetahuan, keahlian, kemampuan, ketrampilan dan pengalaman yang dimiliki baik di sektor formal maupun informal.

Selanjutnya Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali berharap melalui Raperda ini, para Lansia lebih mudah mengakses hak-hak mereka terutama di ruang publik.

Usai ditetapkan Raperda tersebut, Gubernur Koster menyambangi para Lansia yang sudah berkumpul di wantilan DPRD Prov Bali sebagai bukti kepedulian pemerintah terhadap mereka. *agw