Pemkot Denpasar Rancang Pembuatan Produk Hukum Secara Online

AAN Rai Iswara saat me-launching pembuatan produk hukum secara online atau Si Dandaniti. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Bagian Hukum Setda Kota Denpasar kini membuat produk-produk hukum secara online dengan sebutan “Si Dandaniti”. Produk hukum online ini dilaunching Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, di Ruang Praja Utama Pemkot Denpasar, Senin (5/11/2018).

Wali kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Rai Iswara menyatakan untuk penyusunan produk hukum daerah telah ditetapkan sesuai dengan UU No. 12 tahun 2011 yang ditindaklanjuti dengan peraturan Menteri Dalam Negeri No.80 tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah.

Lebih lanjut dikatakan, produk hukum yang dibuat harus dapat menjamin kepastian hukum dalam memberikan pelayanan umum serta menjamin hak asasi masyarakat. Dalam membuat produk hukum daerah harus memenuhi tiga persyaratan yaitu syarat filosifis, sosiologis dan yuridis.

Untuk syarat filosifis, produk hukum yang dibuat harus menjamin keadilan, sedangkan syarat sosiologis diharapkan bahwa suatu produk hukum dihasilkan sesuai dengan keingan masyarakat, sementara syarat yuridis berkaitan dengan harapan produk hukum yang dibuat.

Melalui Focus Group Disscussion (FGD) aparatur khususnya pegawai yang menangani penyusunan produk hukum di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) mengetahui teknik penyusunan hukum secara benar.

Rai Iswara yang didampingi Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, I Made Toya dan Kabag Hukum Gde Kagung Putra usai membacakan sambutan Wali kota, menambahkan, FGD ini sangat penting sehingga aparatur pembuat produk hukum benar-benar memahami tujuan produk hukum itu dibuat.

“Setelah dibuat produk hukum itu dipahami semua elemen untuk dilaksanakan sesuai dengan harapan dari produk hukum tersebut,” terangnya. (tra)