Masyarakat Diimbau Tidak Resah dengan Isu Hoaks Penculikan Anak di Medsos

Kapolres Badung AKBP Yudith S Hananta. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Masyarakat di Pulau Dewata yang kini tengah dihebohkan dengan isu hoaks penculikan anak di media sosial (medsos) untuk tidak resah dan paranoid menanggapi kabar tak sedap tersebut.

Imbauan ini disampaikan Kapolres Badung, Bali, AKBP Yudith Satriya Hananta di Mapolres Badung, Jumat (2/11/2018). Dia menduga isu tersebut sengaja dihembuskan melalui media sosial untuk mengacaukan situasi keamanan di negeri ini.

“Untuk di wilayah hukum Polres Badung hingga saat ini belum ada indikasi maupun laporan tentang adanya penculikan anak. Untuk itu kami imbau kepada masyarakat agar tidak resah atau paranoid terhadap pemberitaan itu. Pemberitaan di media sosial hendaknya dicermati. Mari saring sebelum sharing, bersama kita lawan hoaks dengan tidak menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya itu,” tandasnya.

Selain itu, Polres Badung telah memberikan imbauan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas. Peran Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan mayarakat akan lebih cepat dalam pemberian informasi.

Disamping rutin melakukan patroli ke obyek-obyek wisata, tempat ibadah dan sekolah sekolah, untuk menciptakan kamtibmas di wilayah hukum Polres Badung, demikian Yudith Satriya Hananta. (agw)

BACA JUGA:  Beraksi di 13 TKP, Pelaku Pencurian dan Penipuan Sepeda Motor Didor Polisi