Komisi IV DPR RI Serap Aspirasi Pemda dan Masyarakat Bali Terkait Program Pembangunan Infrastruktur

Anggota Komisi IV DPR RI saar bertemu warga Serangan di Denpasar. (foto : ist)

Beritabalionline.com –  Gubernur Bali Wayan Koster memaparkan sejumlah rencana pengembangan pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas di Bali sebagai pendukung sektor pariwisata setempat kepada rombongan Komisi IV DPR RI yang melakukan kunjungan kerja (kunker) di Bali, Kamis (1/11/2018).

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur yang ada dan meminta dukungan dari Bapak/Ibu anggota Komisi V untuk mewujudkannya. Sebagai destinasi pariwisata dunia, Bali sangat memerlukan infrastruktur yang memadai,” kata Koster dalam siaran pers yang diterima di  Denpasar, Jumat (2/11/2018).

Dijelaskan, sebagai daerah tujuan pariwisata dunia serta tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala internasional seperti perhelatan akbar IMF-WB 2018, OOC 2018, WCCE 2018, Bali saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan, salah satunya masalah infrastruktur untuk mendukung sektor pariwisata.

“Untuk itu, pembangunan infrastruktur telah menjadi prioritas pembangunan ke depannya, baik pembangunan infrastruktur di udara, laut dan darat yang akan dilakukan secara terintegrasi,” ungkapnya.

Terkait infrastruktur transportasi udara, Gubernur Bali menyampaikan bahwa saat ini Bandara Ngurah Rai sudah dilakukan perluasan parkir pesawat terbang, ke depannya pihak bandara akan melakukan perluasan lagi terhadap landasan pacu dan parkir pesawat yang rencananya selesai dalam beberapa tahun ke depan.

Meskipun demikian, lanjut dia, kapasitas bandara masih belum memadai dan lalu lintasnya masih sangat padat. Untuk itu, pemerintah mencanangkan pembangunan bandara baru di Kabupaten Buleleng. Selain untuk mengurangi kepadatan Bandara Ngurah Rai, juga untuk menyeimbangkan pembangunan antara Bali Selatan dan Bali Utara.

Selain jalur udara, pembangunan infrastruktur jalur darat dan jalur laut juga dilakukan dengan pembangunan shortcut Denpasar -Singaraja, Denpasar-Gilimanuk serta pengembangan Pelabuhan Benoa untuk kapal pesiar. Hal ini telah menjadi agenda pembangunan infrastruktur Bali ke depannya dengan menggandeng pemerintah pusat dan pihak terkait,” ujar Koster.

BACA JUGA:  I Made Sutama Terpilih Jadi Ketua Ikatan Alumni SLUA 2 Tahun 1982

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan kerja untuk melihat langsung pembangunan infrastruktur dan transportasi Bali, sekaligus untuk mengetahui permasalahan yang menonjol dari pembangunan infrastruktur dan transportasi Bali.

Selain itu, rombongan wakil rakyat itu juga ingin menyerap aspirasi dari pemda dan masyarakat Bali atas program pembangunan infrastruktur yang telah, sedang berjalan, dan perspektif kedepan. (tra)