Dihadiri Kapolda Bali, Wabup Gianyar Buka Tenis Meja Bupati Cup II

Kejuaraan tenis meja bupati Cup II/2018 diharapkan bisa menelorkan pemain pemain andal yang ke depannya bisa mengharumkan nama Gianyar dan Bali.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Kejuaraa tenis meja se- Bali bertajuk Bupati Gianyar Cup II, Kamis (25/10/2018) dibuka Wakil Bupati (Wabup) Gianyar AA. Gde Mayun di GOR Kebo Iwa. Kejuaraan yang akan berlangsung hingga Minggu (28/10/2018) ini juga dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose yang juga seorang penggemar tenis meja. Dalam kesempatan itu, Kapolda juga ikut bermain di kejuaraan tenis meja Bupati Gianyar Cup II se-Bali itu.

Ketua Panitia Kejuaraan, Cokorda Rai Punia menyebutkan, olahraga merupakan unsur pokok yang sangat berpengaruh dalam pembentukan kesehatan jasmani dan rohani manusia, salah satunya olahraga tenis meja. “Melalui olahraga tenis meja, selain menjadi wahana prestasi juga sebagai media memupuk persahabatan persaudaraan serta juga sebagai upaya pelestarian budaya di Bali, khususnya banjar,” terangnya.

Lebih lanjut Cok Rai Punia menjelaskan katagori yang dipertandingkan dalam cabang tenis meja antara lain perseorangan eksekutif putra, perseorangan putra putri tingkat pemula se-Bali, perseorangan putra putri tingkat Kadet se-Bali, perseorangan putra putri umum maksimal umur 29 tahun se-Bali, putra Divisi II di atas umur 30 tahun (terakhir porprov tahun 2011), beregu antar Desa/Kelurahan se-Kabupaten Gianyar.

Ketua PTMSI Gianyar Putu Gede Pebriantara dalam sambutannya mengatakan, tahun ini PTMSI Gianyar mengadakan seratus meja yang digunakan untuk permainan tenis meja yang diberikan di setiap desa yang ada di Kabupaten Gianyar. “Di Kabupaten Gianyar, tenis meja merupakan olahraga yang memasyarakat sejak dulu , namun 10 tahun belakangan ini, animo masyarakat dalam permainan tenis meja menurun drastis,” tuturnya.

Putu Gede Pebriantara menjelaskan , olahraga tenis meja merupakan olahraga yang paling murah karena tidak membutuhkan tempat yang luas, tidak membutuhkan bola yang mahal, dan terakhir tidak membutuhkan peralatan-peralatan yang mahal.

“Di kepengurusan yang ketiga tahun ini, saya berharap bisa memasyarakatkan kembali olahraga tenis meja, serta menghasilkan atlet-atlet tenis meja berprestasi yang akan mengharumkan nama Kabupaten Gianyar pada khususnya dan Provinsi Bali pada umumnya di ajang olahraga yang lebih tinggi, ” tambahnya.

Bupati Gianyar dalam sambutanya yang dibacakan Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Mayun mengatakan, kejuaraan ini tentunya sangat positif sebagai ajang menumbuh kembangkan semangat sportifitas, melatih semangat berkompetisi, dan menjaring bibit atlet berprestasi khususnya pada cabang olahraga tenis meja.

“Prestasi tidak dapat diraih secara instan, namun harus melalui pembinaan-pembinaan yang dilakukan secara berjenjang, terpola, serta terstruktur. Kejuaraan-Kejuaraan seperti ini merupakan media yang efektif untuk mengukur sejauh mana keberhasilan pembinaan-pembinaan yang telah dilaksanakan selama ini, serta melakukan evaluasi terhadap kekurangan-kekurangan yang ada,” terangnya.(yza)