Terlibat Narkoba, Bendesa Adat Tonja Ditangkap Satresnarkoba Polresta Denpasar

Tersangka beserta barang bukti saat diamankan di Mapolresta Denpasar. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Bendesa Adat Tonja, Kecamatan Denpasar Timur I Nym Gede Eka Muliawan (47) ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Denpasar. Muliawan dibekuk petugas kepolisian lantaran terlibat penyalahgunaan narkoba.
“Tersangka diamankan saat mengambil tempelan sabu di seputaran Denpasar,” ucap sumber di Polresta Denpasar, Jumat (26/10/2018) malam.
Penangkapan terhadap Muliawan berawal informasi dari masyarakat yang menyebut ada seseorang biasa dipanggil Mangde kerap bertransaksi narkoba. Guna memastikan kebenaran informasi tersebut, Satresnarkoba Polresta Denpasar melakukan penyelidikan di lapangan.
Setelah mengantongi identitas dan tempat tinggal pelaku, petugas terus mengawasi gerak gerik yang bersangkutan. Sebaliknya, Muliawan yang sudah menjadi target operasi (TO) tidak menyadari jika segala kegiatannya di luar rumah selalu dipantau petugas kepolisian.
Saat mengambil tempelan sabu di Jalan Seroja gang Nyuh Gading depan warung Jonkey, Banjar Tegeh Kori, Desa Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 15:30 Wita, tersangka disergap petugas kepolisian.
“Dari tangan tersangka diamankan satu paket sabu seberat 1,01 gram yang dibungkus dengan menggunakan pipet bening,” jelas sumber.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja membenarkan jika polisi mengamankan bendesa adat Tonja karena terlibat kasus narkoba.
“Tersangka mengaku mendapat sabu dari seseorang berinisial MB yang tidak diketahui alamatnya. Setelah mentransfer uang Rp1,7 juta, MB menyuruh tersangka mengambil sabu yang sudah ditempel di lokasi tertentu. Kasusnya masih dalam pengembangan guna mengetahui apakah tersangka terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di seputaran Denpasar,” kata Kabid Humas. (agw)
BACA JUGA:  Diajak Jalan-jalan Pria yang Dikenal Melalui Aplikasi Kencan, Handphone Perempuan Ini Dibawa Kabur