Tim Kejagung Sosialisasi Pencegahan Korupsi untuk Kalangan Pelajar di Bali

Kajati Bali Amiryanto SH, MH (tengah) dan Kadis Pendidikan Provinsi Bali Tia Kusuma Wardani (kiri). (foto : ist)

Beritabalionline.com – Tim Penyuluhan Hukum dari Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) turun ke Bali pada Selasa (23/10/2018). Mereka mengumpulkan siswa-siswi mulai dari SD, SMP, sampai SMA/SMK.

Kepada para pelajar tersebut, Tim Penyuluhan Hukum Kajagung memberikan penyuluhan tentang pecegahan korupsi dan dampak yang ditimbulkan. Upaya ini dianggap penting agar korupsi bisa dipangkas sejak usia dini.

“Harapannya (siswa) selain taat hukum juga punya moral dan sopan santun,” terang Sony Adhyaksa dari Tim Penyuluhan Hukum Kejagung RI saat ditemui di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, di Denpasar, Selasa (23/10/2018).

Dikatakan, Kejagung punya program di 10 wilayah kejaksan tinggi di Indonesia untuk didatangi dan diberikan penyuluhan hukum kepada para siswa. “Di Bali ini ke 9. Kita kontinue agar propinsi lain bisa terakomodir tahun depan,” ujarnya.

Kenapa yang diberi penyuluhan kalangan pelajar? “Kita ingin bentuk karakter mereka. Dengan harapan mereka bisa sadar hukum,” jawab Sony.

Masing-masing sekolah, lanjut dia, akan diberdayakan melalui kejaksaan setempat dengan cara memberi penyuluhan masuk-masuk ke sekolah-sekolah.

Selain itu, pihaknya juga memberikan penyuluhan soal penyebaran hoaks (berita bohong). “Hoaks sedang ngetren, apalagi situasi sosial media yang rawan, yang siswa kadang terjebak, jadi jangan sampai siswa terjebak berita hoaks yang dianngap benar,” imbaunya.

“Kita juga antisipasi untuk mengenalkan ciri-ciri hoak itu apa, langkah antisipasinya bagaimana, sehingga nanti teman-teman siswa ini tdk terjebak oleh hukum yang mengatur tentang hoaks yaitu UU ITE,” imbuhnya.

Untuk materi hoak ini ada tim khusus yang didatangkan dari kementrian informasi. “Jadi ada dari kementerian Kominfo yang diperbantukan untuk kejaksaan untuk memberikan materi soal hoaks,” demikian Sony Adhyaksa. (ist)

BACA JUGA:  Pasien Meninggal Covid-19 di Bali Bertambah 3 Orang, Sembuh 106, Positif 112