Kedubes Jepang Observasi Lapangan di Klungkung

Bupati Nyoman Suwirta saat menerima Yoko Onoue, perwakilan dari Kedubes Jepang untuk Indonesia.(foto: ist)

Beritabalionline.com Menindaklanjuti proposal permohonan bantuan hibah pompa air dari Pemkab Klungkung, perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang untuk Indonesia melakukan observasi  lapangan di Klungkung.

Perwakilan Kedubes Jepang yang diwakili Yoko Onoue diterima Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dengan didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Juanida dan instansi terkait lainnya di ruang rapat Bupati Klungkung, Senin (22/10/2018).

Menurut perwakilan Kedutaan Besar Jepang, Yoko Onoue kunjungannya ke Kabupaten Klungkung  untuk mengecek sekaligus memastikan kesiapan terkait proposal tentang permohonan bantuan hibah mesin pompa air yang sebelumnya diajukan kepada pihak Toyama Jepang. “Kunjungan kita kali ini adalah untuk melakukan observasi lapangan dan memastikan apakah sesuai dengan proposal yang diajukan,” ujar Yoko Onoue.

Observasi lapangan ini dilakukan setelah beberapa tahapan dilalui termasuk sudah mendapatkan rekomendasi. Tujuannya untuk mengetahui kondisi di lapangan. “Mudah-mudahan kalau semuanya lancar, Maret 2019 kita lakukan penandatangan kerjasama dan April kita harapkan sudah bisa berjalan,” harapnya.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyatakan setelah melalui beberapa tahapan, pihaknya yakin Pemerintah Jepang akan merealisasikan bantuan hibah mesin pompa air tersebut. Mengingat saat ini, lahan pertanian di Subak Sema Agung, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan kesulitan mendapatkan air karena posisi sawah berada jauh lebih tinggi dari aliran air.

“Kita yakin sebuah komitmen yang kita laksanakan dengan sungguh-sungguh pasti ada hasilnya,” ujar Suwirta seraya berharap semua mekaniskme tersebut bisa berjalan sesuai aturan, sehingga nantinya bisa memberikan outcome bagi masyarakat sekitar.

Dihadapan perwakilan Kedutaan Besar Jepang, Bupati Suwirta menyampaikan kerjasama ini tidak hanya terjalin di bidang pertanian saja, tetapi ke depan ia berharap bisa menjalin kerjasama di berbagai bidang lainnya, seperti pariwisata, kebudayaan, sarana prasarana dan bidang lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Juanida menyebutkan untuk hibah yang diajukan tersebut meliputi permohonan bantuan berupa mesin pompa air dengan metode sistem solar cell. Mesin tersebut nantinya akan digunakan mengangkat air dari Tukad Bubuh untuk mengairi lahan pertanian di Subak Sema Agung. “Mesin ini diperkirakan mampu mengairi kurang lebih 30 hektar sawah,” imbuhnya. (huk)