Main Handphone saat Hujan, 2 Buruh Tewas Disambar Petir

Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Tiga orang warga Desa Bojongloa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, tersengat petir, Jumat (19/10/2018) siang. Dua di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu, kondisi desa sedang hujan disertai petir besar.

“Korban saat itu sedang berteduh di saung milik warga di Kampung Janur RT 012 RW 003 Desa Bojongloa, akibat hujan besar yang tiba-tiba turun,” kata Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, saat konfirmasi.

Namun nahas, saat sedang berteduh di saung bersama beberapa orang lainnya, Udin (50), Udin Arsudin (40) dan Masnen (40), tiba-tiba saja tersambar petir.

“Dua orang atas nama Udin dan Udin Arsudin langsung meninggal di tempat itu. Sementara Masnen, kejang-kejang dan langsung mendapat perawatan di RSU Balaraja. Saat ini kabarnya sudah pulang ke rumah,” kata Uka.

Dari dugaan sementara polisi, sambaran petir itu terjadi akibat korban aktif berhubungan dengan handphone miliknya.

“Ya karena salah satu korban main HP, kemudian tersambar,” ujar Uka.

Dari hasil pemeriksaan medis, 2 orang korban yang meninggal dunia tersebut mengalami luka memar pada bagian tengkuk sebelah kanan dan rusuk sebelah kanan.

“Kami ingatkan masyarakat untuk menjauhi gadget-nya, ketika petir, atau mungkin dinon aktifkan sementara, minimal tidak sedang sibuk dengan gadget,” kata dia. (sdn/itn)