Bupati Suwirta Tegaskan ASN Taati Pergub Berbusana Adat Bali

Bupati Nyoman Suwirta kembali menekankan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Klungkung agar menaati Pergub Bali tentang penggunaan busana adat Bali dan berbahasa Bali tiap Kamis.

 

Beritabalionline.com – Bupati Nyoman Suwirta kembali menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klungkung agar menaati Pergub tentang berbusana adat Bali dan penggunaan bahasa Bali setiap Kamis.

Hal itu disampaikan Bupati Suwirta saat memimpin apel pagi dengan busana adat Bali di halaman belakang Kantor Bupati, Kamis (18/10/2018). Suwirta pun merinci lebih detail tentang busana yang perlu dikenakan baik yang untuk perempuan maupun prianya.

Dalam arahannya, Suwirta menekankan kepada ASN di wilayahnya kerjanya agar menggunakan pakaian adat Bali dengan benar. Pihaknya juga menginstruksikan agar busana adat Bali yang digunakan harus yang sederhana dan sopan sesuai dengan aturan berpakaian adat Bali yang benar, baik itu untuk setiap hari Kamis serta rahina Purnama dan Tilem.

“Untuk pria wajib mengenakan baju kemeja lengan pendek berwarna putih, udeng putih dengan saput berwarna kuning. Sementara untuk busana wanita, diwajibkan mengenakan kebaya putih sederhana yang tidak transparan dan sopan dengan selendang berwarna kuning,” tandasnya.

Selain pemakaian busana adat, penggunaan bahasa Bali juga wajib digunakan dalam komunikasi antar pegawai setiap Kamis, sehingga budaya adat Bali lebih kental terasa di seluruh instansi di lingkungan Pememrintah Kabupaten Klungkung.

Seperti diketahui Peraturan Gubernur Bali No. 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali dan Peraturan Gubernur No 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali telah diresmikan dan ditetapkan sejak Kamis lalu serentak di seluruh Pemkab/Kota se-Bali. (huk)