Presiden Jokowi akan Buka Temu Karya Nasional di Bali

Kasubdit Standar dan Pedoman Evaluasi Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Muchtar Iman (paling kanan) saat memberi keterangan pers. (foto : ist)
Beritabalionline.com – Dua Kementerian yakni Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) berkolaborasi menggelar temu karya nasional Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (PINDesKel) 2018. Acara yang berlangsung 19-21 Oktober 2018 ini dipusatkan di Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.
Kegiatan PINDesKel ini merupakan ajang pemberian apresiasi dan penghargaan kepada para juara lomba desa dan kelurahan sebagai upaya strategis dalam penyebaran dan pemerataan informasi mengenai inovasi-inovasi yang telah dilakukan desa maupun kelurahan kepada masyarakat secara nasional.
Sedangkan kegiatan TTG untuk menyebarluaskan informasi berbagai teknologi yang dapat memberikan nilai tambah dalam rangka penyusunan kebijakan pemberdayaan masyarakat di masa kini dan akan datang, kata Kasubdit Standar dan Pedoman Evaluasi Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Muchtar Iman dalam jumpa pers di Ruang Wiswa Saba Pratama Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Selasa (16/10/2018).
Penyelenggaraan temu karya nasional ini akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (19/10/2018) sekitar pukul 17:00 Wita di areal Lotus Pond kawasan Garuda Wisnu Kencana. Sebelum pembukaan, Kamis (18/10/2018) sekitar pukul 18:00 Wita digelar gala dinner di rumah jabatan Gubernur Bali.
Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMB) Provinsi Bali, Ketut Lihadnyana menambahkan, acara tersebut mendapat animo yang tinggi dari para kepala daerah di seluruh Indonesia. Saat ini yang sudah menyatakan kesiapan untuk mengikuti kegiatan sebanyak 29 Provinsi.
“Dari luar Bali sampai saat ini yang sudah siap hadir 6000 orang lebih, termasuk gubernur, bupati dan wali kota di seluruh Indonesia. Belum lagi yang dari Bali, ada kepala desa, jero bendesa, bukan tidak mungkin nanti 15 ribu orang akan hadir pada saat pembukaan di GWK, dan ini tentunya sangat luar biasa,” kata Lihadnyana.
Kadis PMB juga menerangkan, usai dibuka Presiden Joko Widodo, rangkaian kegiatan selanjutnya berupa pameran inovasi desa, rakor PPMD, lolakarya, lomba cerdas cermat, lokakarya dan rakornis PPMD, widyawisata teknologi tepat guna dan ditutup dengan kunjungan lapangan. (agw)