Polisi Ringkus Pelaku Pencabulan Turis Jepang

Tersangka pencabulan turis Jepang. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Seorang wanita warga negara Jepang berinisial SK (53) menjadi korban pencabulan. Peristiwa memilukan tersebut kemudian dilaporkan korban ke Mapolresta Denpasar.

“Kejadiannya di Hotel Taman Ayu jalan Benesari, Kuta, Badung tempatnya menginap. Korban dicabuli oleh pelaku bernama I Ketut Budita alias Budi (42) yang berpura-pura memijat,” kata Kasat Rerskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan kepada awak media, di Denpasar, Selasa (16/10/2018).

Menurut penuturan korban, Sabtu (13/10/2018) sekitar pukul 02:00 Wita ia pergi jalan-jalan ke Paddys Club di Jalan Legian, Kuta sendirian. Sampai di sana korban bertemu tersangka dan diajak berkenalan.

Usai basa-basi tersangka lalu mengajak korban minum, namun karena mengaku tidak memiliki uang, tersangka menawarkan diri untuk mentraktir sebotol bir.  Tak lama kemudian tersangka mengajak korban keluar dari club dengan alasan di dalam suasananya terlalu ramai.

“Di luar mereka kembali ngobrol dan tersangka mengatakan pernah bekerja di spa dan bisa massage. Korban tertarik dan mengajak korban ke hotel tempatnya menginap. Karena niat awalnya hanya massage, korban ganti baju dengan hanya mengenakan tangtop dan celana pendek agar mudah dipijat,” terang Kompol Arta.

Niat jahat tersangka muncul, sembari memijat ia juga menciumi punggung korban. Bahkan, dengan pura-pura terus memijat tangan tersangka juga meraba-raba paha atas korban. Merasa aneh korban minta tersangka untuk berhenti. Ketika hendak bangun, tiba-tiba tersangka mendorong korban hingga jatuh terlentang di atas kasur.

Dengan penuh nafsu tersangka langsung memegang tangan dan menindih tubuh korban. Meski sudah tua, korban terus melawan sekuat tenaga sambil berteriak hingga akhirnya tersangka ketakutan dan cepat-cepat pergi dari kamar korban.

BACA JUGA:  Risky Dibekuk Polisi Usai Curi Handphone di Rumah Warga

Esok harinya, Minggu (14/10/2018) korban dengan diantar staf hotel melapor ke kantor polisi. Kurang dari 24 jam, tersangka berhasil diamankan di rumahnya di Jalan Nuansa Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

“Modus tersangka yakni pura-pura bisa memijat. Setelah itu tersangka melakukan pencabulan. Untuk perbuatannya tersangka kita kenakan Pasal 289 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” demikian Kasat Reskrim. (agw)