Otoritas Bandara Ngurah Rai Pastikan Penerbangan Lancar Selama IMF-World Bank

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) saat berkunjung ke Bandara I Gusti Ngurah Rai (foto : agw)
Beritabalionline.com – Peningkatan pergerakan pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mulai terjadi. Hal ini dikarenakan para kepala negara atau kepala pemerintahan mulai berdatangan untuk menghadiri pertemuan tahunan IMF-World Bank.
Untuk menjaga kelancaran lalu lintas penerbangan saat kedatangan pesawat-pesawat khusus (VVIP), Kementerian Perhubungan telah memerintahkan Angkasa Pura 1 dan Air Navigasi (AirNav) untuk mengatur seluruh penerbangan baik yang reguler maupun spesial.
“Kalau berdasarkan regulasi saat kepala negara take off and landing harus ada masa waktu sebelum dan sesudahnya paling tidak selama tiga puluh menit. Sejauh ini sudah ada 9 kepala negara yang datang ke Bali dan semua berjalan lancar,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis (11/10/2018) di Bandara Ngurah Rai.
Selan itu, Budi menyatakan pihaknya juga mengeluarkan pemberitahuan kepada pelaku penerbangan di seluruh dunia atau “notam” jika pesawat yang membawa kepala negara akan mendarat di Bandara Ngurah Rai.
“Meski ada notam, ontime penerbangan masih di atas 85 persen. Event kita memang ketat sekali, tapi kita masih bisa menjaga ontime penerbangan. Jadi managemen lalu lintasnya sudah cukup baik,” kata Menhub.
Dalam kesempatan tersebut Budi Karya juga menyatakan bahwa event pertemuan IMF-World Bank sangat bermanfaat bagi Indonesia terutama untuk Bali karena banyak orang yang akan berkunjung.
“Biasanya di Bali pergerakkan pesawat antara 25 sampai 28 pergerakkan dalam satu jam. Dengan IMF Meeting ini kita merencanakan hingga 35 pergerakkan pesawat per jam. Manfaat komersialnya ada karena satu setengah sampai dua juta orang mengunjungi Bali,” kata Menhub. (agw)
BACA JUGA:  Update Corona 3 Juli di Kota Denpasar: Pasien Sembuh Bertambah 21 Orang, Positif 33 Orang