Sentuhan Unik 17 Karya Cetak Cukil Kayu Karya Hari Prast

Beritabalionline.com – Komikus Hari Merdeka atau dikenal dengan nama Hari Prast tengah menggelar pameran tunggal di Bali. Eksibisi yang mengusung tema ‘Hari Bahagia’ itu dibuka akhir pekan lalu.

Sesuai dengan judulnya, ia tetap bersemangat menghadirkan karya yang merdeka dan bahagia. “Kebebasan berkarya diekspresikan dalam upayanya bersenang-senang mengawinkan unsur lokal dan budaya pop yang diterjemahkan dengan visual lugas,” tutur Hari Prast, Senin (8/10/2018).

Karya-karya Hari Prast pun dipamerkan dalam bentuk cetak cukil kayu. Sentuhan unik terlihat di 17 karya cetak cukil kayu tersebut.

“Sebagian besar atau 80 persen pakai cukil, satu manual, satu patung paper mache, dan satu patung resin,” katanya.

Menurutnya, ilustrasi maupun komik yang dicetak di atas material tersebut bisa menjadi lebih unik. “Secara output berbeda dan itu yang sengaja saya tampilkan di pameran tunggal ini,” ujar komikus yang dikenal dengan gaya ilustrasi ligne clare.

Karya-karya Hari Prast memang terinspirasi dari komik Herge atau kreator ‘The Adventures of Tintin’. Pameran tunggal perdananya di Bali itu pun merepresentasikan kebebasan berekspresi.

“Berkreasi dimana berkarya dan bersenang-senang adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan,” pungkasnya.

Pameran ‘Hari Bahagia’ berlangsung pada 30 September-25 Oktober 2018 di Uma Seminyak, Bali.

Hari Prast adalah ilustrator dan komikus kelahiran Tulungagung 1973 yang tinggal dan bekerja sebagai insan kreatif di sebuah agensi periklanan di Jakarta. Hari Prast dikenal dengan gaya ilustrasi ligne clare.

Kegemaran mengamati serta menangkap denyut nadi masyarakat Indonesia, membuat Hari Prast cukup teliti dalam merangkai ide komunikasi visual yang efektif bagi kebutuhan brand.

“Kecintaan saya pada budaya lokal dan pop culture menjadi inspirasi yang kental pada setiap karya-karya saya. Ide kreatif adalah hal yang sifatnya tak terbatas”, ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati Eka: Peran Pemerintah Penting dalam Merajut Kerukunan Bangsa

Keliaran Hari Prast memiliki alasan dan banyak ia buktikan dengan berhasil meroketkan beberapa brand. Dan yang saat ini yang sedang ia kerjakan adalah project #karyadalahdoa yang ia garap bersama timnya.

“Ini adalah sebuah kampanye yang melibatkan khalayak ramai khususnya generasi muda untuk bersikap dan berpikir positif, menyebarkan berita baik dan bahagia,” pungkas perupa yang banyak mengantongi penghargaan bergengsi ini.

Dua ilustrasinya yang viral pada saat momen Asian Games berlangsung adalah ketika Jokowi-Prabowo berpelukan dan Jokowi naik moge. Dua karya ini banyak mendapat tanggapan dari netizen.

Terlepas dari kegiatan sehari-harinya, Hari Prast terpanggil untuk memamerkan karya-karyanya dan memberi dampak positif bagi peminatnya. Sesuai dengan judulnya, Hari Prast menciptakan seluruh karya pada pameran ini dalam semangat berkarya dengan merdeka dan bahagia.

“Kebebasan berkarya saya ekspresikan dalam upaya bersenang-senang, mengawinkan unsur lokal dan budaya pop yang kemudian diterjemahkan dengan visual lugas dan pesan yang mudah diterima oleh semua kalangan,” jelasnya.(yaw)