Atlet Paralympic Klungkung Raih 16 Medali di Peparprov

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat berfoto bersama dengan para kontingen Pekan Paralympic Provinsi (PEPARPROV) Bali ke-VI Tahun 2018 Kabupaten Klungkung.(foto: ist).

Beritabalionline.com – Pekan Paralympic Provinsi (PEPARPROV) Bali ke-VI Tahun 2018, kontingen kabupaten Klungkung  meraih 16 medali terdiri dari empat medali emas, empat medali perak dan delapan medali perunggu.Hal tesebut disampaikan Ketua Nasional Paralympic Comitte (NPC) Klungkung Ketut Suendra, saat bertemu dengan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta diruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (9/10/2018).

Medali emas, dipersembahkan I Ketut Murdana dari cabang tolak peluru, sementara tiga lagi diraih I Kadek Dedy dari renang gaya bebas 50 meter, gaya bebas 100 meter dan gaya dada 50 meter.

Empat medali perak diperoleh atlet I Ketut Murdana dari cabang lempar lembing dan lempar cakram, I Made Sutama serta I Ketut Suendra dari cabang olahraga tenis meja.

Untuk medali perunggu, Kabupaten Klungkung mendulang medali dari I Made Sutama yang meraih dua medali dari cabang tolak peluru dan lempar cakram, tiga medali dari I Kadek Martana di cabang tolak peluru, lempar lembing dan lempar cakram serta Sang Ketut Manik Aji di cabang tenis meja.

Selain itu, I Komang Wardana meraih perunggu pada cabang renang gaya dada 50 meter yang masing-masing menyumbang satu medali, terakhir dari tim gateball dengan anggota I Ketut Murdana, I Made Sutama dan I Wayan Sukariawan.

Total dalam ajang Pekan Paralympic Provinsi Bali ke VI, Kabupaten Klungkung mengirim 17 atlet, tiga pelatih dan dua official dengan menduduki peringkat ke enam pada klasemen akhir.

Kepada para altet disabilitas yang berprestasi ini, Bupati Suwirta menyerahkan bonus secara simbolis, yang diharapkan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berprestasi.

Pemerintah Kabupaten Klungkung, memberikan perhatian kepada atlet penyandang cacat atau disabilitas dengan memberikan anggaran mulai tahun 2019.

“Saya minta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak mengalokasikan anggaran pada tahun 2019, untuk mendukung atlet disabilitas,” ucap Bupati Suwirta.
Kepada atlet yang baru saja berlaga pada event tersebut, ia meminta tidak berpuas diri tapi terus berlatih agar mempertahankan atau meraih prestasi lebih baik pada ajang selanjutnya.

BACA JUGA:  Bali Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Selancar

Untuk meningkatkan kemampuan para atlet ini, ia menyarankan, agar mereka berlatih bersama dengan atlet dengan fisik yang normal, agar saling bisa memberikan motivasi.

“Kepada pelatih atlet disabilitas bisa mengarahkan atlet binaannya untuk berlatih bersama atlet dengan fisik yang normal. Dengan kebersamaan sesama atlet ini, diharapkan bisa saling memberikan motivasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Klungkung I Wayan Subamia mengatakan, pihaknya akan menjalankan perintah bupati tersebut, termasuk memberikan fasilitas latihan bagi atlet penyandang disabilitas.(yza)