Mau ke Luar Negeri, Ratna Sarumpaet Dicokok Polisi

Ratna Sarumpaet ditangkap di Bandara Soekarno Hatta. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Aktivis, Ratna Sarumpaet hendak pergi ke Chile melalui Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, Kamis (4/10/2018) malam. Mestinya, dia berangkat naik pesawat Turkish Airlines TK-57 Pukul 21.00 WIB.

Ratna ditahan oleh Imigrasi. Sempat terjadi perdebatan, karena Ratna merasa belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun rupanya, polisi sudah menetapkan Ratna sejak sore tadi.

Ratna kemudian dijemput oleh Jatanras Polda Metro Pukul 22.10 WIB. Penjemputan Ratna langsung dipimpin Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Kamis (4/10/2018).

Mengenakan stelan warna abu-abu, Ratna kemudian digelandang ke mobil minibus milik Jatanras Polda Metro Jaya.

“Ratna tiba di bandara sekitar pukul 19.00 WIB. Sekitar pukul 19.30 WIB ditahan pihak Imigrasi Bandara Soetta. Tujuan ke Chile katanya mau berobat,” kata petugas Imigrasi yang ikut mencekal kepergian Ratna dari Bandara Soetta, Kamis (4/10/2018).

“Pukul 22.10 WIB, beliau dimasukan ke mobil Jatanras dan dibawa oleh pihak Polda Metro,” katanya.

Pantauan di lokasi, suasana di Terminal 2 D saat ini sepi dari pengamanan polisi. Sebelumnya, Terminal 2 D dijaga ketat oleh kepolisian dari Polres Bandara Soekarno-Hatta dan Polda Metro Jaya.

Pukul 22.35 WIB, Ratna tiba di Polda Metro Jaya. Dikawal oleh sejumlah anggota polisi. Ratna tak menggubris pertanyaan wartawan. Dia hanya melambaikan tangan saja. Belum dapat dipastikan, apakah polisi langsung menahan atau tidak Ratna usai diperiksa nantinya.

Ratna dijerat Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 dan pasal 28 ayat 2 UU ITE. Ancaman penjara 10 tahun.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Herry Siagian menjelaskan, saksi-saksi dalam kasus Ratna sudah diperiksa. Sehingga, sore tadi polisi tetapkan Ratna sebagai tersangka.

BACA JUGA:  Penyebar Hoax Ijazah Palsu Jokowi Resmi Jadi Tersangka

“Tadi sore setelah kita periksa saksi-saksi, kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Herry saat dihubungi merdeka.com.

Herry menjelaskan, polisi sudah memanggil Ratna untuk diperiksa sebagai saksi. Namun sayang, panggilan tak diindahkan oleh Ratna.

“Jadi kita sudah panggil dia sebagai saksi hari ini. Kalau memang dia pergi atau apa dia kasih tahu dong kabarnya, infokan karena ada acara, saya akan datang tanggal sekian. Ini tidak memberikan kabar malah pergi,” jelas dia. (sdn/itn)