10 Negara Tawarkan Bantuan Tangani Gempa di Sulawesi Tengah

Gempa di Palu. (foto : merdeka.com)

Beritabalionline.com – Pemerintah Indonesia membuka diri untuk menerima bantuan internasional untuk penanganan gempa di Sulawesi Tengah. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo mengatakan, pihaknya akan fokus kepada negara-negara yang sudah menawarkan bantuan kepada pemerintah Indonesia.

Sutopo menyebutkan beberapa bantuan yang diperlukan oleh masyarakat korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Alat angkut udara untuk landas pacu 2.000 meter, menyesuaikan yang ada di Palu,” kata Sutopo di Kanye BNPB, Jakarta Timur (1/9/2018).

Bantuan yang dibutuhkan warga antara lain tenda pengungsi, water treatment, genset untuk rumah sakit dan tenaga medis serta foging. Di luar bantuan itu, BNPB tidak membatasi.

“Detailnya saat ini masih dibahas antara BNPB dan Kemenlu. Hari ini wakil Menlu akan melakukan pertemuan dengan para dubes yang telah menawarkan bantuan,” ucapnya.

Sutopo menyebut ada 10 negara telah menawarkan diri untuk memberikan bantuannya, salah satunya yaitu Australia.

“Amerika Serikat, Maroko, Korea Selatan, Uni Eropa, Tiongkok, Singapura, Turki, Filipina dan Swiss. Data selengkapnya di Kemenlu,” jelasnya.

Untuk diketahui, gempa dan tsunami mengguncang Palu dan Donggala. Data BNPB, 844 orang meninggal dunia karena gempa dan tsunami di wilayah Donggala serta Palu, Sulawesi Tengah. Sebagian besar korban berasal dari Palu yang diterjang tsunami usai gempa.

“Yang ditemukan dan diidentifikasi, jumlah korban tewas sebanyak 844 orang,” ujar Sutopo.

Jumlah korban jiwa di Palu sendiri mencapai 821 jiwa, di Donggala 11 jiwa, Kabupaten Parigi Mautong 12 orang. (sdn/itn)

BACA JUGA:  25 Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis UNS Positif Covid-19