Beli Tembakau Gorilla di Medsos, Peracik Kopi Dibekuk Polisi

Kasat Resnakoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi saat memeriksa kedua pelaku (foto : ist)

Beritabalionline.com – Seorang barista (peracik kopi) sebuah Coffe Shop di kawasan Seminyak Kuta bernama Dwi Desti Panarangan (21) digelandang petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Badung lantaran kedapatan memiliki narkona jenis sabu dan tembakau gorila.

“Pelaku mendapat sabu dari napi LP Kerobokan, sedangkan tembakau gorilla dibeli melalui media sosial,” kata Kasat Res Narkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi, Jumat (28/9/2018).

Tersangka dibekuk di seputaran Buduk, Mengwi, Badung, Rabu (19/9/2018) malam. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket sabu seberat 1,02 gram dan satu paket tembakau gorilla di dalam kantong jaket switerr yang dikenakan tersangka.

Kepada polisi, tersangka mengaku menggunakan barang haram tersebut sejak 2 tahun terakhir lantaran strees memikirkan perpisahan orang tuanya.

Selain menangkap Dwi Desti, petugas juga meringkus seorang pengedar narkoba bernama Putu Hendra Prianto (23). Tersangka dibekuk di tempat kosnya di Jalan Tangkuban Perahu, Padangsambian, Denpasar Barat.

“Tersangka kita amankan dengan barang bukti 12 paket sabu siap edar seberat 36,6 gram dan 2 butir ekstasi. Dia ini sudah menjadi target setelah kami menerima informasi dari masyarakat bahwa tersangka kerap mengedarkan narkoba di daearah Denpasar Barat,” kata Kasat Resnarkoba.

Saat diperiksa, pelaku mengatakan baru satu setengah bulan menggeluti bisnis narkoba. Barang tersebut didapatkan dari seseorang napi salah satu LP Bali dan dikendalikan via telpon. (agw)

BACA JUGA:  Polisi Gagalkan Pengiriman Ribuan Liter Miras ke Bima