Kerahkan 500 Personel, PLN Pastikan Listrik Aman saat IMF-World Bank Annual Meeting

PLN Distribusi Bali lakukan Apel Gelar Pasukan Siaga Suplai Kelistrikan jelang IMF-World Bank Annual Meeting. (foto : ist)

Beritabalionline.com – PLN Distribusi Bali menerjunkan 500 personel gabungan terdiri dari petugas pembangkit, transmisi, distribusi serta mitra kerja guna mendukung kegiatan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang diselenggarakan pada 8-14 Oktober mendatang.

“PLN juga menyiapkan 52 unit UPS mobile dengan total kapasitas sebesar 3.910 kVA dan 9 unit genset dengan total kapasitas sebesar 1.200 kVA sebagai tambahan daya. Kami dukung penuh acara ini baik dari sisi petugas teknik, pasokan serta keandalan listrik. Seluruh persiapan kami lakukan dengan matang,” kata General Manager PLN Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa melalui rilis.

Sementara, dalam menyambut pelaksanaan IMF-World Bank, PLN Distribusi Bali melakukan Apel Gelar Pasukan Siaga Suplai Kelistrikan, Rabu (26/9/2018) di Lapangan Peninsula, Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung.

PLN Apel Gelar Pasukan Siaga Suplai Kelistrikan. (foto : ist)

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Hendra Iswahyudi memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang sudah melakukan persiapan mulai dari sisi pembangkitan, transmisi, hingga distribusi selama 6 bulan terakhir.

“Kita pastikan suplai listrik aman. Dengan total daya mampu mencapai 1274 MW dan beban puncak 868,2 MW, sistem kelistrikan Bali masih memiliki surplus daya hingga 32 persen,” ucap Hendra bersama Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Djoko Rahardjo Abumanan melakukan pengecekan kesiapan kelistrikan untuk acara tersebut.

Pada sisi pembangkit, PLN telah menyiapkan pasokan energi primer dan pemeliharaan yang dilakukan lebih awal pada bulan September. Tidak hanya dari sisi pembangkit, PLN juga memastikan kesiapan dari sisi jaringan.

BACA JUGA:  Kejari Denpasar Hilangkan Kesan ‘Angker’ Institusi Kejaksaan

“Untuk jaringan transmisi kami targetkan selesai tanggal 29 September. Selain itu, PLN juga melakukan peremajaan jaringan di kawasan Nusa Dua,” kata Djoko. (agw)