Bos Maspion Dilaporkan ke Mabes Polri

Togar Situmorang (kiri) dan Wayan Wakil menunjukkan bukti laporan ke Mabes Polri. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pemilik tanah Pelaba Pura Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Wayan Wakil mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan owner PT Maspion. Informasi tersebut datang dari kuasa hukum Wayan Wakil, Togar Situmorang, SH, MH, MAP.

“Klien kami membuat laporan atas dugaan tindak pidana penggelapan, penipuan/perbuatan curang dan pemalsuan surat sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP, Pasal 372 KUHP, 378 KUHP, 263 KUHP jo 264 KUHP terhadap terlapor berinsial AM,” kata Togar Situmorang, Sabtu (21/9/2018) malam.

Pemilik Law Firm Togar Situmorang & Associates ini menambahkan, laporan sendiri dilakukan, Kamis (20/9/2018) dengan nomor laporan LP/ B/ 1165/ IX/ 2018/ BARESKRIM tertanggal 20 September 2018 dan telah mendapatkan Surat Tanda Terima Laporan Nomor STTL/ 949/ IX/2018/ BARESKRIM.

“Selain ke Mabes Polri klien kami juga telah mengirimkan Surat Perlindungan Hukum yang tembusannya disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo agar kasus ini mendapatan perhatian,” ucapnya.

Permasalahan ini bermula ketika AM mengubah Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 5048 di Jimbaran untuk lahan seluas 38.650 M2 atas nama Pura Jurit Luhur Uluwatu yang merupakan milik Wayan Wakil.

Oleh terlapor, SHM kemudian dibalik nama dan diubah pemanfaatan lahannya menjadi Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas nama PT Marindo Gemilang. Perolehan SHGB atas nama PT Marindo Gemilang tersebut kata Togar tanpa seizin pemilik lahan.

“SHGB atas nama PT Marindo Gemilang juga telah digadaikan dan menjadi jaminan kredit pada Bank Panin. Klien kami menduga, terlapor dalam hal ini AM telah menerima dana dari bank tersebut sebesar ratusan miliar rupiah,” tandas Togar. (agw)

BACA JUGA:  Senpi Dibeli Rp15 Juta, Pengedar Narkoba Dijerat Undang-undang Darurat