Lebihi Izin Tinggal, Turis Asal Republik Ceko Dideportasi

WNA asal Republik Ceko dideportasi karena overstay. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kantor Imigrasi Klas I Denpasar mendeportasi turis asing asal Republik Ceko bernama Albert Sibek (40). Pemulangan paksa dilakukan petugas melalui Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung.

“Dia melebihi izin tinggal (overstay), sehingga kita lakukan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian terhadap yang bersangkutan,” kata Kasi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Klas I Denpasar, Yoga Ario Prakoso, saat dihubungi, Jumat (21/9/2018) malam.

Yoga menerangkan, Albert datang ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai pada 19 November 2017. Harusnya, ia sudah harus meninggalkan Bali lantaran masa kunjungan berakhir pada 17 Desember 2017.

“Masa tinggalnya lewat hampir satu tahun. Dan selama di Bali dia mengaku berkeliling. Tidurnya juga pindah-pindah dari satu hotel ke hotel lain,” terang Yoga.

Karena kerap pindah untuk menghindari petugas, Albert yang dianggap melanggar pasal 78 angka 3 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian tersebut sempat kehabisan uang dan memiliki tunggakan pembayaran di salah satu hotel tempatnya menginap.

Namun tunggakan tersebut telah diselesaikan setelah ia mendapat kiriman uang dari pihak keluarganya sebelum dideportasi oleh pihak Imigrasi Klas I Denpasar, Kamis malam (20/9/2018). (agw)

BACA JUGA:  Wali Kota Tanggerang Berguru Soal Penataan Pasar Tradisional dan Sungai di Denpasar