Polisi Tembak Spesialis Jambret Wisatawan Asing

Pelaku jambret yang ditembak petugas diamankan di Polsek Kuta Utara. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta Utara menembak seorang pelaku jambret bernama Kadek Bukit alias Dek Mer (21).

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, pelaku merupakan spesialis jambret yang selama ini menyasar wisatawan asing yang ada di daerah Kuta Utara, Kabupaten Badung.

“Tersangka kami ringkus setelah menjambret handphone milik wisatawan asing asal Amerika Serikat bernama Daydah Clarissa Oninku (30). Saat itu korban bersama temannya mengendarai sepeda motor di jalan sambil melihat google maps. Tiba-tiba datang pelaku merampas handphone korban dan langsung kabur,” Kata Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes Nainggolan, Selasa (17/9/2018).

Peristiwa penjambretan yang dialami korban terjadi di Jalan Pantai Brawa, depan Finn Beach, Br. Brawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Rabu (12/9/2018).

Polisi yang mendapat laporan kemudian melakukan penyelidikan. Berbekal keterangan dari korban yang menginap di daerah Canggu tersebut, polisi memperoleh petunjuk ciri-ciri dan kendaraan yang dipakai pelaku.

Hasil penyelidikan di lapangan, polisi memperoleh informasi bahwa pelaku berada di Karangasem. Setelah dua hari melakukan perburuan, Dek Mer berhasil dibekuk di rumahnya di Dusun Bungada, Desa Tianyar, Karangasem, Jumat (14/9/2018) sekitar pukul 07:00 Wita.

“Tersangka beraksi bersama temannya bernama Wayan Bintang alias Bondol (21) yang sekarang masih kami buru. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan aksinya sebanyak 9 kali,” beber Kapolsek yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Androyuan Elim.

Kepada polisi, pemuda pengangguran tersebut melakukan aksi jambret di Jalan Raya Batu Bolong sebanyak dua kali, Jalan Padang Linjong satu kali, Jalan Nelayan dua kali, Jalan Raya Canggu arah Tanah Lot satu kali, Jalan Pantai Brawa depan Fins Beach satu kali dan di Jalan Bidadari Banjar Taman Kerobokan sebanyak dua kali.

BACA JUGA:  Belasan Tahun Menunggu, Pemenang Lelang Penjualan Tanah Ingin Haknya Segera Diberikan

“TKP nya di wilayah Kuta Utara dan korbannya rata-rata wisatawan asing. Handphone hasil kejahatan kemudian dijual dan uangnya dipakai untuk keperluan sehari-hari karena pelaku tidak mempunyai pekerjaan tetap. Dari tangan pelaku kita amankan barang bukti sebuah handphone merk Samsung S6 warna silver, satu buah handphone merk Xiomai warna hitam, serta sepeda motor Yamaha N-MAX warna hitam dengan menggunakan plat polisi palsu,” pungkas Kapolsek. (agw)