Polda Bali dan Kodam Udayana Bahas Pengamanan Pilpres 2019

Rapat koordinasi Polda Bali dengan jajaran Kodam IX/Udayana. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggelar rapat koordinasi dengan jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana untuk membahas upaya pengamanan pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan anggota legislative 2019.

Kapolda Bali Irjen Pol Dr Petrus R. Golose di Denpasar, Selasa (18/9/2018) mengatakan koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka menyamakan visi, persepsi dan pola tindak guna memastikan kesiapan Polda Bali dan jajaran beserta seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Kami berencana pada Pilpres 2018 akan melaksanakan operasi Mantap Brata Agung 2018 terhitung mulai 20 September 2018 hingga 20 Oktober 2019,” tutur Golose, seraya menyatakan dinamika tahun politik akan menimbulkan situasi yang berbeda dalam keamanannya.

Jenderal bintang dua ini menegaskan, operasi tersebut akan melibatkan 33.934 personel Polri ditambah BKO dari TNI 3.852 personel beserta anggota Linmas sebanyak 12.554 orang.

Golose berharap pengamanan seluruh tahapan Pilpres dan pemilihan legislatif nanti akan terus dikawal, sehingga perhelatan demokrasi lima tahunan tersebut di Bali berjalan lancar, aman dan kondusif.

“Segenap jajaran kepolisian dan TNI siap mengawal, mulai dari pelaksanaan daftar pemilih, tahap pencalonan, tahap pencetakan dan pendistribusian logistik, tahap kampanye, tahap masa tenang, tahap pungut suara, sampai tahap penetapan calon hingga pengesahan dan pelantikan,” tandasnya.

Rapat koordinasikan tersebut dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto beserta seluruh Pejabat Utama Polda Bali dan Kodam IX/Udayana. (agw)

BACA JUGA:  Gubernur Bali Minta CPNS Mampu Mengeksplorasi Potensi Diri