Koster Janji Usulkan Atlet Asian Para Games Berprestasi Jadi ASN

 Gubernur Koster terima obor Asian Para Games dari Raja Sapta Oktohari (tengah) di Rumah Jabatan Jaya Sabha Denpasar.(foto: ist)

Beritabalionline Kirab Obor Asian Para Games 2018 sebagai hitung mundur menuju pesta olahraga difabel Asian 2018 telah dilakukan di Denpasar, Senin (17/9/2018).

Penyerahan obor diawali dari Ketua Umum Panitia Pelaksana Asian Para Games (INAPGOC) 2018, Raja Sapta Oktohari, kepada Gubernur Bali Wayan Koster untuk selanjutnya diestafetkan kepada Ketua DPR Bambang Soesatyo, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, hingga peraih medali emas atletik Porcanas 2004/2008, I Nyoman Oka. Gubernur Koster janji akan usulkan atlet Asian Para Games berprestasi untuk diangkat jadi aparatur sipil negara (ASN).

Rangkaian pawai obor Asian Para Games 2018, Minggu pagi, dimulai dari Rumah Jabatan Gubernur Bali, Gedung Jaya Sabha Denpasar, melalui beberapa rute yang melintasi 14 titik pos, yakni Jalan Setia Budi Denpasar, Jalan Veteran Denpasar, Jalan Setia Budi Denpasar, Jalan Tohpati Denpasar, Jalan Bypass Ngurah rai Sanur, hingga finish di Jalan Raya Puputan Niti Mandala Denpasar. Saat finish, obor disambut Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) dan Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara. Asian Para Games sendiri akan digelar di Jakarta, 8-16 Oktober 2018 mendatang. Sejumlah atlet Bali akan ikut tampil dalam event ini.

Sebagai bentuk dukungan Pemprov Bali bagi para atlet penyandang disabilitas asal Bali yang ikut Asian Para Games 2018, Gubernur Koster berjanji akan bantu usulkan kepada MenPAN-RB supaya atlet yang berhasil meraih medali bisa diterima menjadi ASN, tanpa harus mengikuti jalur reguler. “Bagi para atlet yang meraih medali, saya akan koordinasi langsung dengan MenPAN-RB dan Mensos supaya bisa disiapkan jalur khusus agar diterima sebagai ASN. Kalau jalur reguler, itu ukurannya beda, ini ada ukuran tersendiri untuk kita pertimbangkan. Saya rasa pemerintah pusat pasti mendukung, karena Pemprov Bali sebelumnya juga sudah pernah melaksanakan hal serupa kepada para atlet,” tegas Koster.

BACA JUGA:  Gianyar Tatap 3 Besar Porprov Bali

Pemprov Bali, kata Koster, juga akan mendukung penuh terkait bantuan anggaran pendanaan kegiatan pelatihan para atlet penyandang disabilitas dalam mengikuti event-event ke depan. “Begitu juga dengan aspirasi agar mendapatkan bantuan pendanaan untuk ikut serta PON 2020 di Papua, akan kami dukung. Kebetulan, kami di Pemprov Bali kan belum membahas anggaran tahun 2020. Jadi, nanti akan kami poskan itu,” jelas Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini.

Terkait pelaksanaan Asian Para Games 2018 dan terpilihnya Bali sebagai salah satu kota yang dilewati pawai obor, menurut Koster, pihaknya sangat bangga. Pihaknya mendukung penuh pelaksanaan event ini. Koster berharap pelaksanaan Asian Para Games 2018 berjalan lancar dan sukses, diikuti raihan prestasi para atlet, seperti Asian Games 2018 lalu.

“Semoga para atlet bisa meraih prestasi yang bisa membanggakan nama Indonesia di kancah internasional. Apalagi, Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya evenmt ini. Semoga dengan dipilihnya Bali sebagai salah satu daerah yang dilewati pawai obor Asian Para Games, bisa memberikan vibrasi positif, apa yang digemakan oleh penyelenggara bagi para penyandang disabilitas bisa tercapai,” tandas Koster.

Sementara itu, Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari, dalam laporannya menyampaikan api obor Asian Para Games yang serupa dengan Asian Games 2018 diambil dari api abadi Mrapen, Grobongan untuk selanjutnya diarak pertama kali di Kota Solo, lanjut diarak ke Ternate bertepatan peringatan Haornas, 9 September 2018 lalu.

Menurut Raja, penyelanggaraan Asian Para Games ini bukan semata hanya pertandingan olahraga, namun lebih untuk menyuarakan kesetaraan dan kepedulian kepada penyandang disabilitas. “Penyandang disabilitas bukanlah orang yang memiliki kekurangan, tapi orang-orang yang memiliki kelebihan. Untuk itu mari kita dukung kesuksesan event ini,” ujar Raja.

BACA JUGA:  Bali Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Selancar

Sedangkan Ketua Nasional Paralympic Comitee (NPC) Provinsi Bali, I Nyoman Sumita, mengatakan sejumlah atlet Bali tercatat berhasil menorehkan prestasinya di kancah internasional. Antara lain, Ni Nyoman Widiasih, yang raih medali perunggu Olimpiade Paralympic. Saat ini, Nyoman Widiasih telah diterima menjadi ASN melalui jalur khusus. Pihaknya mengharapkan penghargaan serupa dari pemerintah bagi para atlet Asian Para Games 2018 yang nanti berhasil raih medali. (arz)