SMKN 1 Petang Terima Program SMARTS-BE Kemendikbud

SMKN 1 Petang, Kabupaten Badung, Bali. (foto : ist)

Beritabalionline.com – SMKN 1 Petang, Kabupaten Badung, Bali, terpilih menerima program Sekolah Mandiri Produksi Tanaman Sayuran dan Buah Edukasi (SMARTS-BE), yang merupakan program kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan pusat penelitian biologika tropika SEAMEO BIOTROP.

“Peserta program SMARTS-BE tahap pertama ini merupakan SMK-SMK Pertanian dan telah melalui proses seleksi yang ketat oleh peneliti SEAMEO BIOTROP. Sekolah yang terpilih berasal dari beberapa pulau di Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua,” kata Koordinator Program SMARTS-BE Dr Supriyanto, di Mangupura, Kabupaten Badung, Senin (17/9/2018).

Menurut Supriyanto, pemilihan SMKN1 Petang sebagai salah satu dari 30 SMK pertanian bidang agronomi dan agroteknologi karena SMKN 1 Petang berada di daerah pertanian pensuplai buah dan sayur untuk Provinsi Bali yang membutuhkan suplai jeruk Kintamani dan asparagus yg berkualitas.

Kebutuhan buah tropis, lanjut dia, terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan industri berbasis buah, dan Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar untuk ekspor, namun masih menghadapi kendala dalam hal kualitas, kuantitas dan kontinyuitas.

Sepuluh besar produksi buah di Indonesia adalah pisang (7.008 juta ton), mangga (2,464 juta ton), jeruk (1.999 juta ton), sirsak (1.874 juta ton), salak (1.036 juta ton) ,durian (856 juta ton), pepaya (830 juta ton), rambutan (733 juta ton), alpukat (306 juta ton) , dan manggis (111 juta ton).

Namun sebagian besar buah tersebut tidak dapat diekspor karena kurang memenuhi persyaratan dan cepat rusak akibat praktik budidaya yang seadanya dan kekurangan tenaga menengah yang profesional.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi PhD mengatakan program SMARTS-BE harus menghasilkan buah berkualitas dan berkelanjutan agar dapat bersaing dengan produk buah impor.

BACA JUGA:  Jelang IMF-Bank Dunia, DLH Gianyar Sidak Kebersihan di Pasar Ubud

Direktur SEAMEO BIOTROP Dr Irdika Mansur menambahkan, SMKN1 Petang memiliki posisi strategis untuk agribisnis yang intensif agar memiliki nilai tambah yang tinggi dari setiap produk pertanian yang dihasilkan.

Kepala SMKN 1 Petang I Gusti Putu Asih menyambut baik kerja sama dengan SEAMEO BIOTROP dalam program SMARTS-BE tersebut untuk menghasilkan tenaga profesional menengah. (tra)