Polresta Denpasar Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Aceh

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo tunjukkan ganja yang dikirim dari Aceh (foto : agw)

Beritabalionline.com – Sat Resnarkoba Polresta Denpasar menyita 6 kilogram lebih narkoba jenis ganja dan depalan paket sabu seberat 2,89 gram, hasil penangkapan terhadap seorang pengedar narkoba bernama Abdul Karim (38).

“Kita mendapat informasi bahwa tersangka akan melakukan transaksi narkoba. Anggota kemudian melakukan penyelidikan selama empat hari dan berhasil mengamankan pelaku di jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, Jum’at (13/9/2018) di Mapolresta Denpasar.

Dalam penangkapan yang berlangsung, Rabu (4/9/2018) sekitar pukul 00:30 Wita itu, Opsnal Resnarkoba Polresta Denpasar menemukan barang bukti 8 paket sabu dan 1 linting ganja dari dalam saku jaket tersangka.

Pria yang baru satu tahun tinggal di Bali ini kemudian digelandang ke tempat kostnya di Jalan Tegeh Sari Kuta, Badung guna dilakukan pengembangan. Disana petugas kepolisian kembali menemukan 34 paket ganja yang disimpan di dalam kulkas.

Saat diinterogasi, guide freelance asal Medan, Sumatera Utara tersebut mengaku jika ganja dan sabu didapat dari seseorang bernama Tengku yang berada di Aceh seharga Rp30 juta. Barang dikirim lewat bus, dan diambil dari sebuah jasa pengiriman milik perorangan.

“Ganja kemudian dipecah oleh pelaku menjadi beberapa paket siap edar dengan harga per paket Rp500 ribu. Namun belum sempat diedarkan, pelaku lebih dulu kami amankan,” terang Kapolresta didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Aris Purwanto.

Seperti pelaku kejahatan pada umumnya, saat diperiksa Abdul Karim beralibi nekat mengedarkan narkoba untuk tambahan kebutuhan sehari-hari. Padahal kata Kapolresta, jika tidak tertangkap perbuatan tersangka bisa merusak sebanyak 3.172 orang.

“Pasal yang disangkakan yakni Pasal 111 dan 112 UU. RI. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tegas Kombes Hadi.(agw)

BACA JUGA:  Kabur ke Bandung, Pencuri di Kantor Notaris Dibekuk Polisi