Jaga Lingkungan, DLH Lakukan Pembinaan Sekolah Imbas Adiwiyata

Program Adiwiyata ini bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya pelindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah.(foto:ist)

Beritabalionline.com – Serangkaian pembinaan Adiwiyata untuk sekolah imbas, yang akan dilakukan 19 September  hingga  5 Oktober, Tim Adiwiyata Kabupaten Gianyar menggelar rapat koordinasi berlangsung di Pendopo Kantor Dinas Lingkungan Hidup Gianyar, Jumat (14/9/2018). Pembinaan pada sekolah imbas berfokus pada Program Adiwiyata dan dilaksanakan dengan prinsif edukatif, partisipatif dan berkelajutan.

Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Gianyar, Ir. I Gde Maha Diana mengatakan dalam penilaian Adiwiyata berpatokan pada 4 komponen Adiwiyata. Meliputi kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.

“Jadi empat komponen ini yang kami nilai, termasuk bagaiamana pemilahan sampahnya,ucapnya.

Melalui program Adiwiyata ini, diharapkan upaya sekolah meminimalisir sampah, termasuk melakukan penghematan air dan listrik.

“Intinya seberapa besar kontribusi yang diberikan sekolah untuk mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan, kemudian penghematan dengan slogan berupa himbauan untuk penghematan,”jelasnya.

Dikatakannya, program Adiwiyata ini bertujuan untuk  mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya pelindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah.

Dikatakannya, program Adiwiyata ini bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya pelindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah.

“Tujuan kita membentuk mindset warga sekolah menuju keramah lingkungan,”katanya.

Kepala DLH  Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra mengatakan program Adiwiyata merupakan upaya membangun partisipasi warga sekolah melestarikan lingkungan.

“Jadi sekolah Adiwiyata adalah wahana atau tempat mendapatkan segala ilmu pelestarian lingkungan. Melalui sekolah ini kita bangun karakter anak bangsa yang mencintai lingkungan,”jelas Kujus Pawitra.

Kujus Pawitra berharap program Adiwiyata ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran lingkungan di tingkat sekolah, namun program ini harus bisa diikuti oleh sekolah dan masyarakat sekitarnya.

BACA JUGA:  Kapolresta Denpasar Gelar Silaturahmi dengan Takmir Masjid dan Musolla

“Sehingga sejak dini kita membangun partisipasi masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan,”harap Kujus Pawitra. Dalam pembinaan sekolah imbas, ini diserahkan bantuan bibit tanaman.(yes)