Tingkatkan Pengamanan Jelang Pertemuan IMF-World Bank, Polda Bali Tembak 33 Pelaku Kejahatan

Pelaku dan barang bukti kejahatan yang diamankan Polda Bali jelang pertemuan IMF-World Bank. (foto : agw)

Beritabalionline.com – Pelaksanaan IMF-World Bank Annual Meetings kurang 23 hari lagi. Kepolisian Daerah (Polda) Bali terus meningkatkan pengamanan terutama terhadap aksi kejahatan jalanan berupa jambret maupun copet.

“Ada 172 orang pelaku kejahatan kami tangkap dan 33 di antaranya ditembak karena melawan petugas. Mereka para pelaku kita amankan mulai dari tanggal 26 Juli 2018,” kata Direktur Rekrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan, dalam jumpa pers di Mapolda Bali, Jum’at (14/9/2018).

Kombes Andi menerangkan, 172 kasus tersebut terdiri dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat) 86 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) 13 kasus, pencurian biasa (cusa) 28 kasus, penganiayaan 7 kasus dan pemerasan sebanyak 6 kasus.

“Pelaku kejahatan yang diamankan biasa beroperasi di kawasan wisata seperti Kuta, Jimbaran, Seminyak, dan Ubud. Barang bukti yang kita amankan ada sangkur, linggis kecil, dan alat lain yang dipakai melakukan kejahatan,” bebernya.

Selama pelaksanaan operasi jelang IMF-World Bank yang intensif, Kombes Andi juga mengklaim laporan kejahatan berkurang. Bahkan hal ini juga dikatakan menjadi momentum untuk mebersihkan para pelaku kejahatan jalanan.

“Kita berharap seterusnya Bali bisa aman seperti ini. Pesan kami, kalau tidak mau berhenti melakukan begal, copet, jambret dan kejahatan lain, maka akan kita lumpuhkan, kta ambil tindakan tegas,” tandas Dirkrimum. (agw)

 

BACA JUGA:  Pengemudi Mobil Tabrak Pemotor hingga Tewas Terancam 6 Tahun Penjara