Pemkot Denpasar Terima Penghargaan ‘Dukcapil Hebat’ dari Kemendagri

Plt. Kadisdukcapil Kota-Denpasar AA Istri Agung menerima penghargaan Dukcapil Hebat. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pemerintah Kota Denpasar menerima penghargaan ‘Dukcapil Hebat’ dari Kementerian Dalam Negeri atas pengembangan inovasi dan besarnya dukungan kepala daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Anak Agung Istri Agung di Denpasar, Kamis (13/9/2018), mengatakan penghargaan tersebut diperoleh karena kriteria penilaian sudah memenuhi persyaratan yang dilakukan Pemkot Denpasar.

Penyerahan piagam penghargaan pada acara pembukaan Rakornas II Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2018, oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh kepada Wakil Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara pada Rabu (12/9) di Semarang, Jawa Tengah.

“Pemkot Denpasar telah memenuhi kreteria, seperti fasilitas gedung pelayanan, dukungan APBD, sarana pelayanan seperti mobil keliling, dan printer pencetakan KTP-elektronik,” ujarnya.

Selain itu, dukungan Pemkot juga berbagai inovasi yang diterapkan seperti pelayanan cepat akurat, pelayanan sistem paket yang diurus secara bersamaan dalam satu paket, pelayanan akta online, sistem balado (barkot lacak dokumen), Akuwaras, Sicemen (Sistem cek dokumen) serta berbagai layanan inovasi lainnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan penghargaan diberikan kepada kepala daerah atas inovasi dan dukungan dalam mewujudkan target pencapaian kinerja dan kualitas pelayanan dibidang pendataan kependudukan.

Dikemukakan, penghargaan piagam Dukcapil Hebat diberikan kepada Pemkot Denpasar karena Wali Kota Rai Dharmawijaya Mantra dinilai telah memberikan dukungan prima terhadap peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di kota setempat.

Penghargaan ini memiliki kriteria khusus, yakni kepala daerah yang memiliki beragam inovasi dan dukungan anggaran melalui APBD dengan daya bangkit yang besar serta dukungan kepala daerah secara langsung dalam aktifvitas pelayanan administrasi kependudukan. (tra)