Gara-gara Serempetan Sepeda Motor, 8 Remaja Keroyok Umbu Wedo Hingga Tewas

Delapan remaja pelaku pengeroyokan diamankan di Mapolsek Denpasar Selatan (foto : agw)

Beritabalionline.com – Seorang pemuda bernama Umbu Wedo Gaung Lahallo (19) meninggal dunia setelah 16 jam dirawat di RSUP Sanglah Denpasar usai dikeroyok 8 remaja di Jalan Raya Pemogan depan Mini Market Wahyu Jaya, Denpasar Selatan.

“Korban mengalami luka dibagian muka, kepala dan badan lebam setelah dipukul dengan tangan kosong dan helm. Meninggalnya di RS Sanglah setelah dirawat selama 16 jam,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya, Kamis (13/9/2018).

Peristiwa penganiayaan berawal saat korban dan salah satu pelaku, Gese Jessie Antara alias Dede (19) terlibat serempetan motor tidak jauh dari TKP, Minggu (2/9/2018) sekitar pukul 00:05 Wita.

Dede yang emosi usai serempetan dengan korban menghubungi teman-temanya bernama I Wayan Ade Andika Putra alias Bojes (23), Putu Yogik Saputra alias Yogi (21), Kadek Adi Indrawan alias Dek Kuning (22), I Putu Hedra Suyadnya (18), Komang Ari Pratama alias Mang Arik (19), AA Ngurah Merdana Wijaya (20) dan Ketut Agus Sukarja Putra alias Penjor (25).

Secara bersamaan, para pelaku tengah pesta minuman keras tidak jauh dari TKP. Lantaran sudah dibawah pengaruh alkohol, tanpa banyak tanya para pelaku langsung mengeroyok korban hingga babak belur dan mengeluarkan banyak darah.

Pecalang setempat yang melihat pengeroyokan kemudian melapor ke Pos Pol Pemogan. Melihat kedatangan petugas, para pelaku kabur meninggalkan korban yang sudah sekarat.

“Para pelaku kita amankan beberapa jam setelah peristiwa pengeroyokan di rumahnya masing-masing. Selain mengamankan tersangka, kita juga amankan helm yang dipakai memukul korban,” kata Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Hadimastika KP. (agw)

BACA JUGA:  Terlibat Begal, Belasan ABG Dibekuk Polisi