Warga Ukraina Jalani Pemeriksaan Imigrasi, Warga Perancis Diperiksa Polisi

Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar bersama Tim Pengawasan orang asing (Pora) Kabupaten Klungkung mengamankan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina dan Perancis di daerah Nusa Penida, Klungkung.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Kelas I Denpasar, Yoga Arya Prakoso, saat dikonfirmasi, Rabu (12/9/2018) menerangkan, kedua WNA yang diamankan masing-masing bernama Andriiets Artem asal Ukraina, dan Philippe Auguste Daniel Leroy asal Prancis.

“Sebelumnya kami menerima informasi dari masyarakat bahwa ada WNA Ukraina tidak mempunyai kelengkapan dokumen. Kita kemudian turun bersama Tim Pora dan langsung mengamankan yang bersangkutan hari Senin (10/9/2018) lalu,” kata Yoga.

Dari hasil pemeriksaan, Andriiets Artem yang akrab disapa Artem itu mengaku lupa membawa dokumen seperti paspor dan kelengkapan lainnya. Sore hari, kelengkapan surat-surat dokumen seperti paspor miliknya kemudian diantar ke Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar.

“Yang bersangkutan telah menunjukkan paspor dengan nomor ES 187721, dikeluarkan pada tanggal 3 September 2014 dan habis masa berlaku tanggal 3 September 2024. Tapi hari ini dia masih kami periksa, karena apapun alasannya, yang namanya dokumen harus dibawa kemana-mana. Dan untuk pelanggaran yang lain, sementara ini belum kami temukan,” papar Yoga.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Beritabalionline.com dari warga setempat menyebutkan, Andriiets Artem tinggal sudah cukup lama di Nusa Penida bersama istri dan dua anak wanitanya. Di Nusa Penida ia mengelola beberapa usaha penginapan.

“Dia (Artem, red) tinggal di Nusa Penida sudah cukup lama bersama istri dan anaknya. Di sini ia mengelola lebih dari dua usaha penginapan, namun saya tidak mengetahui apa status visa yang bersangkutan. Apa izin kunjungan biasa atau izin kerja,” terang warga setempat, Dewa Ketut Sujana.

BACA JUGA:  Polsek Udara Sebar Pamflet Jaminan Kamtibmas Kapolda Bali di Bandara Ngurah Rai

Menurut Sujana, salah satu usaha penginapan yang dikelola Artem bersama istrinya adalah Nusa Garden Bungalow  milik warga setempat yang berlokasi di Banjar Sampalan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida.

“Artem sudah mengontrak Nusa Garden Bungalow lebih dari 5 tahun, dan saya dengar masa kontraknya akan berakhir tahun 2020,” tuturnya.

Sementara untuk Philippe Auguste Daniel Leroy, WNA Perancis, Yoga menjelaskan bahwa pemegang paspor 16AK21079 dengan masa berlaku sampai 2026 tersebut dimintai keterangan atas laporan masyarakat setempat karena dia telah menutup akses jalan.

“Yang bersangkutan dikabarkan menyewa tempat di sana, namun kemudian menutup akses jalan yang juga dipakai masyarakat. Nanti pada saat pemeriksaan kita akan ingatkan, yang intinya itu kan jalan umum bukan aset pribadi, tidak boleh seperti itu (menutup jalan). Siapapun WNA harus mengikuti peraturan yang ada, jangan sampai meski di sisi lain keberadaan mereka membawa keuntungan bagi pariwisata, namun justru menimbulkan keresahan di masyarakat,” demikian Yoga. (agw)