Perampok Safety Box Berisi Uang Rp50 Juta Didor Polisi

Kedua pelaku perampokan beserta barang bukti hasil kejahatan diamankan petugas (foto : ist)

Beritabalionline.com – Tim Resmob Polresta Denpasar berhasil mengungkap kasus pencurian safety box berisi uang Rp50 juta di Fatboys Bar Jalan Raya Seminyak, Kuta, Badung yang berlangsung, Minggu (26/8/2018) bulan lalu.

Dua orang pelaku bernama Bayu Citra Pitana (33) dan Ismanu (31) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melakukan perlawanan saat diamankan, kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan di Denpasar, Rabu (12/9/2018).

Usai beraksi Bayu Citra kabur dan berhasil ditangkap saat berada di rumah orangtuanya di daerah Jember, Jawa Timur, Kamis (6/9/2018) minggu lalu.

“Tersangka kemudian kita bawa ke Bali guna pengembangan, dan kembali diamankan satu pelaku lain di areal Pasar Sentral jalan Pintas Siligita Benoa, Kuta Selatan, Badung. Namun karena melawan, kita ambil tindakan tegas dengan menembak kaki kedua tersangka,” kata Kasat Arta Ariawan.

Barang bukti perampokan. (foto : ist)

Salah satu pelaku bernama Bayu Citra merupakan mantan karyawan Fatboys Burger dan pernah bekerja sejak bulan Mei 2018. Sepuluh hari sebelum peristiwa perampokan, Bayu dipecat dari tempatnya bekerja.

Entah lantaran sakit hati, Bayu lalu mengajak Ismanu merampok Fatboys Burger milik I Wayan Indrawan (35) tersebut.

Sampai di TKP kedua pelaku membagi tugas, Bayu menunggu dan mengawasi lokasi dengan duduk di atas sepeda motor, sedangkan temannya masuk ke dalam dengan membawa tas ransel dan linggis. Setelah mencongkel pintu samping restaurant, Ismanu masuk dan mengambil Safety Box.

“Keduanya kemudian membawa kotak penyimpanan uang ke kos Bayu di Jalan Pintas Siligita. Uang hasil kejahatan sebesar Rp50 juta kemudian dibagi dua, dan masing-masing pelaku mendapat Rp25 juta,” beber Kasat.

BACA JUGA:  Jual Kerajinan Satwa Dilindungi, Warga Negara Belanda Diseret ke Meja Hijau

Kedua pelaku kemudian kabur ke Jember usai melakukan aksi kejahatan. Namun hanya tiga hari di kampung, Ismanu harus kembali ke Bali, sedangkan Bayu Citra masih berada di Jember, Jawa Timur.

Kepada polisi, Bayu mengaku uang hasil kejahatan digunakan untuk membeli sabu, beli handphone, bayar hutang dan keperluan sehari-hari. Sedangkan Ismanu mengaku uangnya dipakai untuk membeli sepeda motor, handphone, bayar hutang, membeli sepatu, serta kebutuhan lain.

Atas perbuatannya, kedua pelaku yang berteman karena berasal dari kampung yang sama ini dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (agw)