Jambret Handphone Wisatawan India, Tukang Ojek Dihadiahi Timah Panas

Pelaku menunjukkan handphone milik wisatawan India yang dijambret (foto : ist)

Beritabalionline.com – Anggota Satreskrim Polresta Denpasar kembali meringkus seorang pelaku jambret di kawasan Kuta bernama Komang Ada Arjawa (26). Karena berusaha melawan saat ditangkap, betis residivis yang tinggal di rumah kos di Griya Anyar Pemogan, Denpasar Selatan ini ditembak petugas.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan dalam keterangan, Rabu (12/9/2018) mengatakan, pelaku dibekuk lantaran menjambret tas milik wisatawan asing asal India, Gaurav Singh.

“Pada saat itu korban berboncengan sepeda motor dengan temannya hendak menuju La. Favela Bar. Tiba di jalan raya Kuta tidak jauh dari Central Parkir, korban dipepet dua orang yang mengendarai sepeda motor jenis matic. Setelah dekat, pelaku merampas handphone merk iPhone 7 plus warna hitam milik korban,” jelas Kasat Reskrim.

Petugas kepolisian yang menerima laporan peristiwa penjambretan, Sabtu (4/8/2018) sekitar pukul 01:30 Wita dini hari tersebut kemudian melakukan penyelidikan. Tanpa butuh waktu lama, polisi memperoleh identitas pelaku yang diketahui bekerja sebagai tukang ojek.

Hampir sebulan melakukan perburuan, pelaku berhasil dibekuk Tim Law Enforcement And Counter Crime (LEACC) Resmob Polresta Denpasar saat berada di tempat kosnya.

“Satu orang temannya berinisial AC masih kita buru. Pelaku merupakan residivis. Karena melawan dan berusaha kabur ketika akan ditangkap, tersangka kita beri tindakan tegas dengan menembak kakinya,” jelas Kompol Wayan Arta.

Kepada polisi, pelaku mengaku sudah enam kali melakukan aksi jambret dengan TKP Simpang Siur Kuta, Jalan Poppies II Kuta, Jalan Dwi Sri Kuta, Jalan Poppies Kuta, Jalan Legian Kuta, dan Simpang Jalan Sunset road Imam Bonjol Barat Denpasar.

Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan sebuah iPhone 7+ warna hitam milik korban, serta sepeda motor Honda Scoopy warna hitam putih DK 3919 SX yang dipakai saat beraksi.

BACA JUGA:  Petugas Gagalkan Penyelundupan 5 Ton Ikan Segar Ilegal ke Bali

“Tersangka kita kenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara,” demikian Kasat Reskrim. (agw)