Gianyar Dijatah 322 Formasi CPNS 2018

Sekda Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya (kiri) didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kab. Gianyar, I Ketut Artawa (kanan) menerima penetapan jumlah formasi CPNS 2018.(foto: ist)

Beritabalionline.com –Pada lowongan CPNS tahun 2018, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) menjatah 322 formasi pegawai dari 334 formasi yang diusulkan Pemkab Gianyar.

Formasi ini 305 guru kelas ahli pertama (S1 PGSD) terbuka untuk pelamar umum, dan 10 guru dari honorer K2 dengan syarat berpendidikan paling rendah S1 sebelum Nopember 2017.  Tenaga teknis terdapat tujuh formasi, terdiri dari 1 formasi Pengelola Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (D3 Informatika), 3 Pengelola Teknologi informasi (D3 Informatika), 1 Analis Kepegawaian Terampil (D3 Ilmu Kepegawaian/Ekonomi Manajemen SDM/Manajemen), dan 2 Pengelola Sistem Informasi (D3 Teknik Informatika).

Formasi CPNS itu disampaikan jajaran Kemen PAN RB  pada acara Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pengadaan CPNS dengan Lingkungan Pemerintahan Daerah Tahun 2018 di Jakarta, baru-baru ini. Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Menteri PAN RB Syafruddin. Selain Menteri Syafruddin, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana juga memberikan pengarahan kepada perwakilan pemerintah daerah se-Indonesia yang hadir saat itu.

Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya berharap formasi pegawai ini bisa berdampak pada peningkatan kinerja Pemkab Gianyar. Ia menilai jumlah formasi yang disetujui masih kurang dari usulan yang diajukan. Sistem rekrutmen yang ketat, pihaknya  yakin akan dapat menciptakan ASN berintegritas, berwawasan global, menguasai IT dan bahasa asing, berjiwa pelayanan kewirausahaan. Tidak kalah pentingnya, ASN yang mempunyai rasa nasionalisme sesuai tujuan pemerintah. Smart ASN 2024 dapat diwujudkan akan berdampak kepada peningkatan kinerja.

Dari Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pengadaan CPNS di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tahun 2018 tersebut, diketahui jumlah kebutuhan PNS secara nasional pada tahun ini mencapai 238.015. Ini terdiri dari 51.271 di pusat dan 186.744 di daerah. MenPAN RB Syafruddin mengatakan, jumlah kebutuhan PNS tersebut dialokasikan pada 76 Kementerian/Lembaga dan 525 pemda provinsi, kabupaten dan kota. Jika dalam rekrutmen CPNS 2018 ini akan menggunakan kuota dengan prinsip zero minus growth. Namun ini tak berlaku untuk formasi guru dan dosen serta tenaga kesehatan.

BACA JUGA:  Reformasi Birokrasi di Denpasar dengan Inovasi Pelayanan Publik

Tahap pendaftaran dan verifikasi administrasi akan dilaksanakan dari minggu kedua September hingga pekan kedua Oktober 2018. Pendaftaran akan dilakukan secara serentak melalui situs sscn.bkn.go.id.

Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan. Sedangkan untuk persyaratan umum harus dipenuhi oleh setiap pelamar seperti yang sudah diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. (yes)