Kasus Video Porno di Jembrana Libatkan Pelajar, Gus Eka: Pemerintah Jangan Hanya Diam

Tokoh muda asal Jembrana, I G.N Bagus Eka Subagiartha. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Masyarakat Bumi Makepung, Jembrana dibuat geger dengan beredarnya video porno yang diduga diperankan oleh dua orang pelajar sebuah SMK di Kabupaten Jembrana. Peristiwa ini seakan menambahkan panjang daftar kasus pornografi di Jembrana.

Melihat hal itu, salah satu tokoh muda asal Jembrana, I G.N Bagus Eka Subagiartha angkat bicara. Menurutnya, ada yang salah dengan pola pendidikan saat ini, dimana para siswa hanya dituntut supaya berprestasi namun tidak diimbangi dengan hal-hal yang lain.

“Pola pendidikan saat ini lebih mengarah ke pragmatis, yakni siswa dituntut berprestasi, harus menjadi nomor satu, harus menjadi nomor dua. Sedangkan di sisi lain, mereka juga butuh bahagia saat belajar, tidak tertekan, tidak beban,” ucapnya saat ditemui di Denpasar, Jum’at (7/9/2018).

Kurangnya perhatian keluarga juga dikatakan menjadi faktor kaum pelajar semakin berani melakukan hal negatif. Ia melihat ada yang hilang dari apa yang pernah diajarkan para orang tua jaman dulu saat mendampingi tumbuh kembang anak-anak.

“Kalau sekarang para orang tua lebih sibuk dengan pekerjaan, sibuk dengan segala urusan yang pada akhirnya, secara lambat laun rasa perhatian kepada anak-anak menjadi berkurang. Apalagi sekarang jaman teknologi. Kalau kita lalai dalam melakukan kontrol, anak-anak kita akan mudah terjerumus untuk melakukan hal negatif,” kata pria yang akrab disapa Gus Eka tersebut.

Gus Eka yang juga Bendahara DPW Partai NasDem Bali ini menambahkan, pemerintah kabupaten Jembrana tidak boleh tutup mata dan lebih memilih menyalahkan masyarakat atas peristiwa yang terjadi secara berulang.

“Saya tidak bermaksud menyudutkan, tetapi sebagai pemangku kebijakan, pemkab Jembrana jangan mencoba tutup mata. Apa tidak malu dengan kejadian yang di mata masyarakat sudah dianggap sebagai peristiwa luar biasa, tapi pemerintahnya menganggap hanya sebagai peristiwa biasa. Sudah berapa kali kasus seperti ini muncul, dan mana cara penyelesaiannya,” sentilnya.

BACA JUGA:  Terseret Arus saat Mandi di Pantai, Siswa SMP Ditemukan Sudah Jadi Mayat

Mantan pelaku pariwisata yang akan maju ke DPRD Bali dari dapil Jembrana ini lalu meminta kepada Pemkab Jembrana agar melakukan evaluasi-evaluasi terhadap sistem pendidikan di Kabupetan Jembrana.

“Anak-anak ini adalah modal bangsa untuk bersaing dengan negara-negara lain di masa yang akan datang. Harus ada yang dibenahi, saya berkeyakinan, dengan pola pendidikan yang baik akan menghasilkan generasi yang hebat, dan ini merupakan tanggungjawab kita bersama,” tegas Gus Eka. (agw)