Usai Aniaya Korban, Pria ini Bawa Kabur Uang 7 Juta

Polsek Denpasar Barat saat rilis pencurian yang dilakukan Yahya Alhad. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Seorang pria bernama Yahya Alhad (29) digelandang ke Mapolsek Denpasar Barat lantaran melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Toko A A Testil Jalan Sulawesi No 27, Denpasar Barat.

“Pelaku masuk ke dalam toko menghampiri korban. Setelah itu pelaku mengambil penggaris yang ada di atas kain dan mengayunkan ke arah korban sembari berkata saya tidak takut sama semua,” terang Kapolsek Denpasar Barat Kompol Adnan Pandibu saat rilis pengungkapan kasus pencurian, Kamis (6/9/2018).

Saat dianiaya, korban bernama Gamar (58) berteriak kesakitan. Keponakan korban yang mendengar mendatangi toko dan memegang pelaku. Namun korban yang hanya seorang perempuan paruh baya dan keponakannya tidak bisa berbuat banyak saat pelaku kembali mengancam dan langsung mengambil uang Rp7 juta yang tersimpan di dalam laci toko.

Peristiwa yang berlangsung, Selasa (14/8/2018) sekitar pukul 14:30 Wita ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Denpasar Barat. Meski sudah mengantongi identitas pelaku, petugas butuh waktu lama untuk dapat meringkusnya. Pelaku akhirnya dapat diamankan, Rabu (5/9/2018).

Kepada polisi, tersangka yang sempat kabur ke Banyuwangi dan Malang ini mengaku nekat melakukan aksi pencurian lantaran merasa usaha yang dijalankan oleh korban merupakan harta gono-gini dengan pamannya.

Sedangkan uang hasil kejahatan oleh pelaku digunakan untuk membeli pakaian, dan sisanya dipakai untuk makan, nginap di hotel serta ongkos saat kabur ke Jawa.

“Apapun alibinya, tersangka jelas-jelas melakukan perampasan. Harta gono-gini ini konteks lain dari kasus. Tapi intinya, karena ada perampasan yang dilakukan maka kami tangkap,” terang Kapolsek. (agw)