BMKG Peringatkan Tinggi Gelombang 2 Meter, Nelayan Diminta Waspada

Foto ilustrasi.

Beritabalionline.com – Tinggi gelombang laut di perairan Bali diperkirakan mencapai 2 meter lebih dari tanggal 4 hingga 6 September 2018, sehingga masyarakat yang menggunakan transportasi laut terutama para nelayan diminta untuk waspada.

Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Bali III – Denpasar menyebutkan, tinggi gelombang laut akan berlangsung di selat Bali bagian selatan, selat Badung, perairan selatan Bali, selat Lombok, dan Samudera Hindia selatan Bali.

“Masyarakat nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari agar selalu waspada karena tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau Iebih di sekitar wilayah perairan Bali selatan. Jangan lupa untuk selalu memantau perkembangan kondisi cuaca sebelum melakukan aktifitas,” kata Kepala Balai Besar BMKG Wilayah Bali III – Denpasar, Drs. M. Taufik Gunawan dalam siaran pers yang diterima Koran Metro, di Denpasar, Selasa (4/9/2018).

Kondisi ini disebabkan lantaran sebagian besar wilayah Bali telah memasuki musim kemarau. Secara umum cuaca berawan dan suhu berkisar 21-32 derajat celcius dengan kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 95 persen.

“Angin umumnya bertiup dari arah tenggara-selatan dengan kecepatan sekitar 8 hingga 36 kilometer per jam. Kendati demikian, dari analisa pemodelan cuaca, kondisi cuaca di wilayah Bali secara umum berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan terutama di Bali bagian barat, selatan dan tengah,” terang Gunawan.

Untuk kondisi cuaca pada hari Rabu tanggal 5 dan Kamis tanggal 6 September, hujan ringan diperkirakan terjadi di Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan dan Jembrana. Sedangkan di Klungkung, Karangasem, dan Bangli cuaca mendung, sementara Buleleng akan cerah.

“Di Denpasar hujan diperkirakan berlangsung siang dan malam hari. Jembrana Siang, Gianyar, Badung dan Tabanan diperkirakan hujan siang dan sore hari,” jelas Taufik Gunawan. (agw)

BACA JUGA:  Cegah Penyebaran Virus Corona, Masyarakat Diimbau Tak Datangi Tempat Keramaian